Pagelaran budaya dapat menjadi ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa calon guru mengaktualisasikan pengetahuan budaya melalui pengalaman berbasis praktik. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Pagelaran Budaya, menganalisis pencapaian indikator kegiatan, serta mendiskusikan signifikansi pedagogisnya bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Januari 2026 di STKIP Citra Bakti dengan melibatkan 215 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam mata kuliah Ilmu Budaya Daerah. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahap perencanaan, persiapan teknis, pelaksanaan, serta evaluasi dan refleksi. Data diperoleh dari daftar kehadiran, dokumen perencanaan, observasi kegiatan, instrumen penilaian dosen, serta dokumentasi foto dan video, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengaktualisasikan beragam bentuk budaya melalui seni pertunjukan, bahasa, busana, pangan tradisional, serta produk budaya lokal yang dapat dikaitkan dengan beberapa Objek Pemajuan Kebudayaan. Seluruh target operasional kegiatan tercapai, termasuk kehadiran 100%, pemenuhan sedikitnya dua unsur OPK oleh setiap kelompok, penyelesaian dokumen perencanaan, keterlibatan anggota kelompok, dan kelengkapan dokumentasi. Pagelaran memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis praktik bagi mahasiswa. Namun, karena kegiatan tidak menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah, hasil tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan peningkatan pengetahuan, sikap, atau kompetensi mahasiswa.