Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas lingkungan sosial terhadap komitmen afektif penduduk melalui tempat penduduk Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 160 penduduk yang telah tinggal di Kota Manado minimal lima tahun. Sinergi kewarganegaraan kultural , secara signifikan mempengaruhi komitmen afektif penduduk , baik secara langsung maupun tidak langsung melalui ekosistem tempat . Di sisi lain, interaksi sosial dan kepercayaan sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sehingga direkomendasikan untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatan mediasi atau moderasi lebih lanjut. Penelitian ini memperkuat relevansi teori kohesi relasional (RCT) sebagai kerangka teori, di mana interaksi sosial yang menguntungkan membentuk emosi positif yang menciptakan emosional dan komitmen masyarakat terhadap kota. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan partisipatif oleh Pemerintah Kota Manado untuk membangun kota yang layak huni secara sosial dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025