Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif, keterampilan kolaborasi, dan respon peserta didik pada materi koloid terintegrasi lahan basah di SMAN 4 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan quasy experiment dengan desain “nonequivalent control group”. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen (36 orang) dan kelas kontrol (36 orang). Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes (keterampilan berpikir kreatif) serta instrumen non tes berupa observasi keterampilan kolaborasi dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencapaian keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen sebesar 81,42%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 67,15%. N-gain keterampilan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar 0,77 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,59 (kategori sedang). Rata-rata keterampilan kolaborasi siswa kelas eksperimen sebesar 76,29%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 61,57%. Respon peserta didik terhadap pembelajaran menggunakan model PjBL sangat positif, dengan rata-rata nilai 84%. Dapat disimpulkan, penerapan model PjBL lebih efektif dibandingkan model discovery learning (konvensional) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaborasi peserta didik pada materi koloid terintegrasi lahan basah.
Copyrights © 2025