Masuknya islam ke Nusantara melalui interaski antar bangsa dari perdagangan, menjadikan setiap wilayah yang dikunjunginya sebagai objek dakwah penyebaran islam termasuk utara pulau jawa bagian barat yang memili banyak Pelabuhan sebagai tempat singgah para pedagang muslim. Tujuan dari penelitian ini melihat respon masyarakat tatar sunda terhadap islam sehingga wilyahnya menjadi penduduk mayoritas Bergama islam. Penelitian ini menggunakan metodologi Sejarah yaitu heuristik sebuah proses pengumpulan data, kemudian verifikasi dan kritik teks, kemudian interpretasi dan historiografi. Hasil dari data yang dikumpulkan wilayah tatar sunda menjadi mayoritas agama islam ialah karena adanya kesamaan konsep hidup pada kepercayaan sebelumnya dengan islam serta masifnya penyerbaran oleh tokoh-tokoh islam terutama dari para penguasanya saat itu. Sehingga terjadi akulturasi budaya sunda dan islam dalam kehidupan Masyarakat. Dapat disimpulkan Masyarakat merespon positif terhadap islam yang masuk kewilayahnya yang membuat wilayah tatar sunda menjadi penganut islam secara mayoritas hingga saat ini. Kata kunci: Islam, Sunda, mayoritas
Copyrights © 2025