Latar belakang: Stunting masih menjadi masalah prioritas. Kondisi ini bukan hanya disebabkan oleh asupan zat gizi yang kurang, tetapi juga diperburuk oleh penyakit infeksi yang sering terjadi pada anak. Tujuan: Tujuan untuk melihat hubungan frekuensi dan durasi penyakit infeksi pada balita stunting. Metode: Penelitian desain case-control pada populasi balita usia 24-59 bulan dengan jumlah sampel 92 balita yang dibagi menjadi dua kelompok case dan control. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, pengukuran tinggi badan serta pencatatan riwayat penyakit infeksi dalam enam bulan terakhir menggunakan buku KIA. Hasil: Proporsi balita memiliki frekuensi penyakit infeksi jarang sebesar 75%, serta balita yang memiliki durasi penyakit infeksi tidak lama sebesar 59,8%. Diketahui balita stunting dengan penyakit infeksi jarang sebesar 89,1% dan dengan durasi lama sebesar 58,7% Terdapat hubungan antara frekuensi dan durasi penyakit infeksi dengan kejadian stunting (masing masing p< 0,001). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara frekuensi dan durasi penyakit infeksi pada balita stunting usia 24-59 bulan. Penyakit infeksi perlu menjadi prioritas dalam upaya penurunan stunting melalui perbaikan sanitasi, serta edukasi kepada ibu balita.
Copyrights © 2025