Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
Vol 9, No 1 (2025): MEI

Ilmu Nahwu Perspektif Filsafat Ilmu: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi

Dzikri Ahmad Fauzi (UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia)
Rohanda Rohanda (UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia)
Abdul Kodir (UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 May 2025

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji ilmu nahwu dari perspektif filsafat ilmu, dengan fokus pada ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu nahwu. Metode yang digunakan adalah metode deskripstif dengan teknik pengumpulan datanya dalam bentuk kualitatif dengan menggunakan metode pustaka yang mengacu pada sumber-sumber relevan dari jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, Ilmu Nahwu berfokus pada hakikat aturan tata bahasa Arab yang mendasari pemahaman teks suci. Secara epistemologis, ilmu ini berkembang melalui metode empiris (simā’i) dan logis (qiyas) untuk menyusun kaidah-kaidahnya. Sementara itu, secara aksiologis, Ilmu Nahwu memberikan manfaat besar dalam menjaga otentisitas teks keislaman, mendukung pendidikan bahasa Arab, dan memperkuat tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya khazanah keilmuan tentang Ilmu Nahwu dengan pendekatan filsafat ilmu. Penelitian ini hanya membahas Ilmu Nahwu dari perspektif filsafat ilmu, peneliti lain dapat melanjutkan studi ini dari perspektif yang berbeda. Kata Kunci : Ilmu Nahwu, Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, Filsafat Ilmu ABSTRACTThis research aims to examine the science of Nahwu from the perspective of the philosophy of science, focusing on the ontology, epistemology, and axiology of Nahwu. The method used is a descriptive method with data collection techniques in a qualitative form using a literature method that refers to relevant sources from scientific journals. The results show that ontologically, Nahwu focuses on the nature of Arabic grammatical rules that underlie the understanding of sacred texts. Epistemologically, this science develops through empirical (simā'i) and logical (qiyas) methods to formulate its rules. Meanwhile, axiologically, Nahwu provides great benefits in maintaining the authenticity of Islamic texts, supporting Arabic language education, and strengthening the Islamic scholarly tradition. This research contributes to enriching the knowledge treasury of Nahwu with a philosophical approach to science. This research only discusses Nahwu from the perspective of the philosophy of science, other researchers can continue this study from a different perspective.Keywords: Nahwu, Ontology, Epistemology, Axiology, Philosophy of Science

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

manthiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Physics Social Sciences

Description

Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam pernah mengalami kerusakan servers jurnal secara total (di hack), yang mengakibatkan semua artikel yang sudah dipublish mulai Vol.1 No.1 2019 s-d Edisi tahun 2023 hilang semua. Maka untuk menghindari kekosongan artikel, maka tim pengelola jurnal ...