Permasalahan dalam penelitian ini adalah solidaritas sosial petani sayuran di kelurahan Rurukan di Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon. Dengan fokus penelitian solidaritas sosial petani sayuran dikelurahan Rurukan Kelurahan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Solidaritas Emile Durkheim (1858). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan bentuk solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan dilingkungan 1 serta memahami faktor-faktor yang mendukung dan mendukungnya. Proses solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan di dilingkungan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Hasil dari penelitian ini adalah komunitas petani sayuran Rurukan di Lingkungan 1 masih merupakan bentuk solidaritas mekanik karena terlihat bahwa solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan Lingkungan 1 adalah gotong royong, persatuan, persatuan, gotong royong. sesama, saling membantu, mempunyai rasa kekeluargaan dan kepercayaan antar petani sayur. Faktor pendukung Solidaritas adalah tempat pertukaran pengetahuan tentang cara menanam dan cara pemupukan yang baik dan benar. Faktor penghambat yang dialami kelompok tani sayuran adalah pada hari biasa ada beberapa petani yang tidak bisa berpartisipasi, menggunakan alat yang modern, hubungan internal antar petani, mempekerjakan tenaga kerja.
Copyrights © 2025