Workshop pengenalan dini tenaga teknis kefarmasian dan apoteker di TK Asy Syarif Mojokerto dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman awal mengenai profesi kefarmasian kepada anak usia dini secara edukatif dan interaktif. Kegiatan ini melibatkan 21 peserta didik usia 4–6 tahun dan guru pendamping, menggunakan metode pembelajaran bermain sambil belajar, media alat peraga, serta simulasi peran. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi serta kemampuan anak dalam mengenali peran apoteker dan pentingnya penggunaan obat yang tepat. Workshop ini tidak hanya memperluas wawasan anak mengenai dunia kefarmasian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif tentang kesehatan dan menumbuhkan ketertarikan terhadap profesi di bidang kesehatan sejak usia dini. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 90% siswa (19 dari 21) menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan simulasi peran. Selain itu, 85% siswa (18 dari 21) berhasil mengidentifikasi fungsi apoteker sebagai tenaga yang memberikan obat dan membantu menjaga kesehatan masyarakat. Dari tes pemahaman, 80% siswa (17 dari 21) mampu menjawab dengan benar pertanyaan terkait cara mencuci tangan yang benar dan pentingnya obat dalam menjaga kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter dan pembentukan aspirasi karier anak pada tahap awal perkembangan.
Copyrights © 2025