Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dan bahan organik asing baik dalam simplisia maupun ekstrak daun sirih merah (Piper porphyrophyllum). Simplisia dikumpulkan dari Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (BALITTRO), Bogor, dan ditentukan di Laboratorium Generasi Biologi Indonesia, Gresik. Pemeriksaan meliputi analisis organoleptik, kadar air, dan bahan organik asing sesuai standar Materia Medica Indonesia dan Farmakope Indonesia VI. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode remaserasi dengan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan organik asing dalam simplisia adalah 1,43% dan kadar air adalah 0,19%, keduanya dalam batas yang dapat diterima. Hasil ekstrak adalah 26,86%, dengan hasil organoleptik menunjukkan warna hijau tua, khas bau herbal, dan rasa pedas-pahit. Skrining fitokimia mengungkapkan keberadaan alkaloid, flavonoid, dan tanin dalam ekstrak. Kesimpulannya, simplisia dan ekstrak daun sirih merah memiliki kualitas yang baik dan mengandung senyawa aktif yang mendukung potensi farmakologisnya sebagai bahan obat herbal
Copyrights © 2024