Pendidikan dalam Islam tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kepribadian yang mulia. Rasulullah Saw merupakan figur pendidik utama yang metode pembelajarannya mengandung nilai-nilai universal dan relevan sepanjang masa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam metode pembelajaran Rasulullah Saw, khususnya melalui pendekatan keteladanan, mauizah (nasihat), ceramah, dan tanya jawab sebagai model pendidikan Islami yang komprehensif. Kajian ini berlandaskan pada asumsi teoretis pendidikan profetik yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bersumber dari kitab-kitab klasik, hadis, serta literatur modern tentang pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode keteladanan menjadi inti dari pendekatan Rasulullah karena menampilkan praktik nyata nilai-nilai moral. Metode mauizah dan ceramah berfungsi membimbing spiritualitas dan memperkuat keimanan, sementara metode tanya jawab efektif menumbuhkan daya pikir kritis serta interaksi aktif peserta didik. Secara keseluruhan, metode Rasulullah Saw mencerminkan sistem pendidikan yang holistik dan humanistik, serta tetap relevan sebagai acuan bagi pengembangan pendidikan Islam di era modern
Copyrights © 2025