Buku Tasawuf Kebinekaan di Nusantara karya Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag yang direview dalam naskah ini menawarkan perspektif baru mengenai hubungan tasawuf dengan kebinekaan, keberagamaan, dan kebangsaan di Indonesia. Melalui kajian historis-sosiologis, penulis buku menelusuri pemikiran dan praktik para tokoh sufi Nusantara, mulai dari Walisongo, KH. Hasyim Asy’ari, KH. Achmad Siddiq, hingga KH. Abdurrahman Wahid. Mereka menampilkan tasawuf bukan sekadar laku individual, melainkan energi sosial yang melahirkan toleransi, moderasi, dan cinta tanah air. Buku ini menegaskan bahwa nilai-nilai tasawuf sejalan dengan prinsip Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga mampu menjadi basis epistemologis bagi nation-building di tengah ancaman radikalisme, polarisasi identitas, dan krisis kebangsaan. Keistimewaan karya ini terletak pada keberhasilannya mengaitkan ajaran klasik sufistik dengan konteks kontemporer Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa pluralisme tidak hanya wacana, tetapi praksis nyata dalam kehidupan berbangsa. Dengan analisis yang mendalam dan sistematis, buku ini memberikan kontribusi penting bagi studi tasawuf, ilmu sosial keagamaan, dan diskursus pluralisme, serta relevan sebagai referensi akademis maupun praktis dalam merawat harmoni kebangsaan di era modern.
Copyrights © 2025