cover
Contact Name
M. Ikhwan
Contact Email
m.ikhwan@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285275735306
Journal Mail Official
jisrevjournal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tgk. Chik Puasa No.01, GP. Pango Raya, Kec. Ulee Kareng Banda Aceh, Aceh-Indonesia, 23119
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JISRev: Journal of Islamic Studies Review
ISSN : -     EISSN : 31103324     DOI : https://doi.org/10.69548/jisrev
JISRev: Journal of Islamic Studies Review is a peer-reviewed academic journal dedicated to the scholarly examination of Islamic studies. The journal publishes original research articles, reviews, and critical analyses that explore various dimensions of Islam, including theology, law, history, philosophy, and culture. By providing a platform for rigorous academic discourse, JISRev aims to contribute to a deeper understanding of Islamic traditions and contemporary issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Pengenalan Huruf Melalui Media Big Book Anak Usia Dini Suminah Suminah; Mardiana Mardiana
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.15

Abstract

Setiap individu dan perkembangan anak berbeda-beda, tetapi melalui proses yang kodrati dan dan tahapan-tahapan yang telah ditentukan. Dalam pengenalan huruf tentunya ini juga mengalami proses dan tahapan yang harus dilalui oleh anak sesuai dengan tahap perkembangan anak,  oleh karena itu dunia pendidikan berkewajiban untuk dapat memfasilitasi dalam proses dan tahapan anak dalam berkembang. Leterasi anak baru- baru ini menjadi perhatian khusus dalam pendidikan anak usia dini. Permasalahan terkait leterasi dalam pendidikan anak usia dini tentunya menjadi perhatian khusus. Media Big Book adalah salah satu solusi untuk dapat merealisasikan proses dan tahapan dalam perkembangan anak. Dalam penulisan ini Jenis metode yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang disajikan adalah reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil dan kesimpulan adalah Kemampuan literasi awal dapat ditingkatkan melalui media big book. Media Big book mampu menjadi sebuah media yang kuat untuk memotivasi anak usia dini.
Eksplorasi Etnomatematika pada Tiga Papan Bersurat Peninggalan Syekh Mutamakkin di Masjid Kajen Faizul Muna; Alwi Ahmad Sulthon; Safina Putri Kismaya Kismaya; Muhammad Asyam Zafran; Muhammad Fauzan Syabani
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.30

Abstract

Tiga papan bersurat peninggalan Syekh Mutamakkin ini memiliki banyak ornamen, simbol, dan pola geometri yang menarik untuk dikaji lebih dalam. Pola-pola di dalamnya mengandung konsep matematika seperti, geometri, pola dan transformasi, pecahan, dan simbol matematis yang dapat dianalisis dengan pendekatan etnomatematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana konsep etnomatematika, nilai filosofis, dan nilai religius yang terdapat pada tiga papan bersurat peninggalan Syekh Mutamakkin di Masjid Kajen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna filosofis, nilai religius, dan unsur etnomatematika yang terkandung dalam tiga papan bersurat peninggalan Syeikh Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati. Papan bersurat tersebut tidak hanya menjadi warisan budaya bernilai estetika, namun juga sarat akan pesan moral dan simbol keagamaan, yang salah satunya berkaitan dengan anjuran menjaga wudhu bagi keturunan biologis maupun keilmuan dari Syeikh Mutamakkin. Sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini menggunakan human instrument. Penelitian ini mengungkap adanya nilai - nilai matematika yang tersembunyi di balik papan tersebut, baik dalam bentuk konogram (sengkalan), pengukuran dimensi, geometri, simetri, hingga transformasi bangun. Melalui pendekatan etnomatematika, penelitian ini menunjukkan bahwa warisan budaya lokal dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran matematika sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan literasi numerasi peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal serta pelestarian artefak budaya di wilayah Nusantara.
Tanggung Jawab Sosial dalam Menuntut Ilmu: Kajian Hadits Bukhari Nomor 5289 tentang Pendidikan Kesehatan Dewi Sinta; Elan Sumarna; Abid Nurhuda; Kamila Sofiana Rohmah
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.31

Abstract

Kesehatan dan tanggung jawab sosial saling terkait, memberikan dampak besar pada kenyamanan hidup individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hadits Bukhari Nomor 5289 sebagai sumber inspiratif mengenai pendidikan kesehatan, dan tanggung jawab sosial dalam konteks menuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa hadits ini mengandung makna tentang aspek pendidikan dan tanggung jawab sosial dalam menuntut ilmu. Aspek pendidikan dalam hadits ini diantaranya meliputi: mengajak individu dan masyarakat untuk memiliki kesadaran terhadap kesehatan, mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan pribadi, serta pentingnya berkontribusi pada keamanan kesehatan bersama. Sementara, tanggung jawab sosial dalam menuntut ilmu meliputi pentingnya memiliki pengetahuan tentang kesehatan, menuntut ilmu sebagai kontribusi pada kesejahteraan masyarakat, keterbukaan terhadap informasi, keterampilan pemilihan sumber informasi yang benar, kesadaran individu dan kolektif terhadap kesehatan, serta semangat berbagi pengetahuan dan keahlian.
Manajemen Pengembangan Karir Guru: Sebuah Upaya untuk Mencapai Profesionalitas Kerja Yulita Putri; Abid Nurhuda; Ali Anhar Syi’bul Huda; Kamila Sofiana Rohmah; Nur Muhammad Lathif
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.32

Abstract

Guru menjadi salah satu tolok ukur bagus atau tidaknya suatu lembaga pendidikan. Maka tidak mengherankan jika pemerintah dan pimpinan lembaga berusaha untuk meningkatkan kualitas kerja pendidiknya melalui berbagai program. Dan untuk mencapai tujuan yang diharapkan dibutuhkan sebuah teknik yang disebut dengan managemen pengembangan karir guru. Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait Manajemen Pengembangan Karir Guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan model pendekatan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir guru bisa dilakukan melalui program peningkatan kualifikasi pendidikan, program penyetaraan atau sertifikasi, program pelatihan kompetensi, program supervisi, program pemberdayaan MGMP, program simposium guru, program penelitian, pelatihan kecermatan dalam membaca dan menulis jurnal atau karya ilmiah, ikut berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi, dan terus mengikuti berita aktual dari media pemberitaan. Maka dengan mengikuti berbagai pelatihan dan program tadi harapannya karir guru dapat melesat karena memperoleh penugasan, promosi hingga kenaikan pangkat.
Profesionalisme Pendidikan Islam di Era Kontemporer: Studi Hadits dan Qur’an Tarbawi Yulita Putri; Abid Nurhuda; Dewi Sinta; Dena Sri Anugrah; Muhammad Al Fajri
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.33

Abstract

Di Indonesia, masih kerap dijumpai sekolah yang masih menerapkan pengelolaan seadanya seolah-olah profesionalisme belum di tempatkan sebagai alasan penting untuk memasuki dunia global karena adanya sekat dalam pendidikan Islam yang membuat ia semakin tertinggal. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait profesionalisme pendidikan Islam di era kontemporer menurut hadist dan alqur’an tarbawi. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi pustaka kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme dalam pendidikan Islam adalah keterampilan berlandaskan pendidikan dan nilai-nilai Islam, tercermin dalam panggilan hidup untuk pengabdian dan penguasaan keterampilan profesi, sesuai dengan ajaran dan sumber islam yang mana tercantum dalam hadits Nabi riwayat imam Al-Bukhari No 6015, lalu terdapat dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 58, dan surat Al-Isra ayat 36. Implementasinya mencakup pengembangan profesionalisme di tingkat yayasan, pimpinan sekolah, tenaga pengajar, dan tata usaha, baik melalui pengembangan internal maupun eksternal lembaga.
Nilai Dasar dan Moralitas Kepemimpinan Pendidikan Islam Ahmad Bachtiar Firdaus
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.34

Abstract

Potret kepemimpinan pendidikan islam menjadi sebuah tolak ukur bahwasanya pemimpin harus mempunyai nilai dasar dan juga moralitas kepemimpinan, serta dapat memebrikan pembeda karakteristik untuk memajukan pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan pendekatan kajian literature atau library research. Setelah didapatkan yaitu nilai dasar yang memang harus dimiliki pemimpin yang punya niat tulus, berintegritas, dan tulus dalam menjalankan tugas yang akan dilakukan. Dapat memberikan kontribusi terbaik dan beradaptasi dengan baik terhadap lembaga pendidikan yang ditempati. Berpegang teguh kepada iman, ilmu, dan akhlak. Selain itu moral dari seorang pemimpin juga harus berpegang teguh kepada aqidah dan syariah dengan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan karena itu merupakan kunci utama dalam kemajuan pendidikan Islam. Jika pemimpin sudah mempunyai nilai dasar dan moral tersebut maka ia akan mampu menjelma menjadi pemimpin yang ideal dan berkarakteristik sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan mempunyai sifat adil, amanah, fathonah, tabligh, siasah, siddiq dan sabar.
Edukasi Akhlak dalam Pemikiran K.H Hasyim Asy’ari: Analisis Aksiologis dan Relevansinya bagi Pendidikan Karakter di Era Modern Fauzan Azhima; Warul Walidin
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran KH Hasyim Asy’ari mengenai pendidikan akhlak melalui pendekatan aksiologis dan mengeksplorasi relevansinya terhadap penguatan pendidikan karakter di era modern. Dalam konteks krisis moral yang melanda generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan digitalisasi, pemikiran KH Hasyim Asy’ari menawarkan landasan nilai-nilai moral dan etika yang kuat seperti keteladanan, keikhlasan, integrasi ilmu dan amal, serta tanggung jawab sosial. Melalui metode studi kepustakaan dan analisis isi, penelitian ini mengidentifikasi bahwa pemikiran KH Hasyim Asy’ari tidak hanya bersifat konseptual tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan pendidikan karakter saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan akhlak yang beliau gagas dapat menjadi solusi konkret dalam membentuk pribadi yang berkarakter luhur, religius, dan tangguh menghadapi kompleksitas zaman modern.
Kompetensi Kepribadian Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur Muhammad Ghazali; Afif Alfiyanto; Silahuddin; Fitri Hidayati; Syatria Adymas Pranajaya
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis kompetensi kepribadian guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Kompetensi kepribadian guru PAI sangat krusial dalam membentuk karakter dan moral peserta didik, meliputi aspek integritas moral, empati, kedewasaan emosional, dan tanggung jawab sosial. Studi ini menelusuri berbagai artikel jurnal nasional untuk mengidentifikasi profil, dimensi, tantangan, serta strategi penguatan kompetensi kepribadian guru PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru PAI telah memahami pentingnya kompetensi kepribadian dan berupaya mengimplementasikannya, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pelatihan, beban administrasi, serta pengaruh lingkungan sosial dan perkembangan teknologi. Kompetensi kepribadian guru PAI terbukti berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter siswa, motivasi belajar, dan terciptanya lingkungan pembelajaran yang kondusif. Oleh karena itu, penguatan kompetensi kepribadian guru PAI perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pembinaan spiritual, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, serta masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan dan program peningkatan kualitas guru PAI di Indonesia.
Upah dalam Prosesi Kurban: Antara Adat, Syariat, dan Praktik Lapangan: Studi Etnografis di Kota Solok Roki Ade Deswan; Rahmat Hidayat; Tri Yuliani
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 2 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.2.52

Abstract

Praktik pemberian upah kepada penyembelih hewan kurban terus menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat Muslim, terutama terkait keabsahannya dalam perspektif fikih. Di Kota Solok, Sumatera Barat, fenomena ini menjadi menarik karena melibatkan interaksi antara norma fikih, adat Minangkabau, dan tuntutan praktis penyelenggaraan ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemberian upah penyembelih kurban dalam bingkai hukum Islam dan adat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemberian upah dilakukan dalam berbagai bentuk, baik berupa uang tunai maupun kompensasi non-material yang disesuaikan dengan kesepakatan lokal dan tidak diambil dari bagian hewan kurban. Adat Minangkabau yang berprinsip adat basandi syarak turut memberikan legitimasi sosial terhadap praktik ini, yang dinilai tidak bertentangan dengan maqashid syariah. Temuan ini menunjukkan bahwa fleksibilitas hukum Islam dapat diartikulasikan secara kontekstual dalam ruang sosial-budaya lokal. Implikasinya, dibutuhkan pedoman kebijakan dan fatwa keagamaan yang lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat serta partisipatif dalam merumuskan tata kelola ibadah kurban yang sahih dan inklusif.
Gerakan Wahabi: Analisis Historis dan Teologis dalam Konteks Keislaman Indonesia Khoirun Nisa' Nur Aini; Abid Nurhuda; Ali Anhar Syi'bul Huda; Inamul Hasan Ansori
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 2 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.2.61

Abstract

Kajian ini mengulas secara komprehensif tentang teologi Wahabiyah dengan menelusuri sejarah, ajaran, serta proses penyebarannya, khususnya di Indonesia. Gerakan Wahabi berakar dari pemikiran Muhammad bin Abdul Wahhab (1703–1792 M) di Najd, Arab Saudi, yang mengusung ide purifikasi tauhid dan penolakan terhadap praktik keagamaan yang dianggap bid’ah, khurafat, serta syirik. Melalui dukungan politik keluarga Saud, gerakan ini berkembang menjadi ideologi resmi Kerajaan Arab Saudi dan kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, dengan pendekatan historis dan teologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Wahabisme memiliki dua sisi utama: pertama, sisi positif yang menumbuhkan kesadaran umat untuk memurnikan ajaran tauhid; dan kedua, sisi negatif berupa munculnya eksklusivisme serta kecenderungan takfiri yang berpotensi mengganggu harmoni sosial-keagamaan. Di Indonesia, penyebaran paham ini difasilitasi oleh jaringan pendidikan dan dakwah Arab Saudi seperti LIPIA dan DDII. Kajian ini menegaskan perlunya pendekatan kritis dan kontekstual terhadap gerakan Wahabi agar tidak menimbulkan konflik intraumat beragama, serta mendorong penguatan Islam moderat sebagai penjaga keberagaman dan persatuan bangsa.

Page 1 of 2 | Total Record : 16