Urgensi penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran kitab turats mampu meningkatkan pemahaman fiqih peserta didik MTSS secara sistematis dan kontekstual di tengah tantangan pembelajaran modern. Kajian kitab kuning merupakan tradisi pendidikan pesantren yang saat ini diintegrasikan ke dalam lembaga pendidikan formal, salah satunya melalui pembelajaran muatan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, penerapan, dan evaluasi pembelajaran kitab turats Fathul Qorib sebagai sumber utama fiqih dalam rangka memperkuat pemahaman peserta didik terhadap konsep, dasar hukum, dan praktik fiqih di MTSS Roudlotul Muslimin Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan subjek penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru pengampu kitab Fathul Qorib, serta beberapa siswa yang mengikuti program muatan local. Instrument penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui beberapa metode yang saling melengkapi untuk memastikan keakuratan dan kelengkapan informasi yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis dengan penyusunan Prota, Prosem, Silabus, dan RPP; (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual dengan metode ceramah, diskusi, bandongan, cooperative learning, tanya jawab, dan demonstrasi; (3) evaluasi pembelajaran menggunakan model Context, Input, Process, Product dengan instrumen ujian tulis, pertanyaan lisan, presentasi, serta hafalan. Penelitian ini menegaskan bahwa kajian kitab Fathul Qorib efektif dalam memperkuat pemahaman fiqih siswa, sekaligus relevan diimplementasikan pada lembaga pendidikan formal berbasis Islam.
Copyrights © 2026