cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
pusdig.id@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bayt Al Hikmah (Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam)
ISSN : 30905133     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Bayt Al Hikmah adalah Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang diterbitkan dan dikelola oleh Pustaka Digital Indonesia. Bayt Al Hikmah menerbitkan artikel penelitian asli atau artikel tinjauan tentang Pendidikan dan Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang ditulis dalam bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan atau Bahasa Arab. Bayt Al Hikmah memiliki visi untuk menjadi jurnal bereputasi dan menerbitkan karya tulis berkualitas baik. Bayt Al Hikmah bertujuan untuk menyediakan wadah publikasi bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan Praktisi di seluruh dunia untuk dipublikasikan di jurnal kami. Secara spesifik, cakupan Jurnal Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam adalah: (1) Pendidikan Agama Islam dan (2) Study Tentang Pengembangan Masyarakat Islam. Bayt Al Hikmah akan diterbitkan secara elektronik 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember Secara Open Acces. Pengumuman penerimaan makalah terbuka akan dilakukan di situs web ini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Sistem Ekonomi Islam Kepemilikan (Al-Malikiyah) Siti Mariam
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.368

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab meningkatnya ketimpangan distribusi kekayaan dan maraknya praktik ekonomi yang tidak etis, yang menuntut pemahaman lebih dalam mengenai konsep kepemilikan dalam sistem ekonomi Islam. Konsep kepemilikan dalam Islam merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tatanan ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna, batasan, serta implementasi kepemilikan pribadi (al-malikiyah) dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi. Penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS Al-Baqarah: 188, QS Al-Hasyr: 7, dan QS Al-Isra: 26 dikaji secara mendalam, serta dikuatkan dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas etika kepemilikan, larangan riba, tanggung jawab sosial, dan distribusi harta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengakui kepemilikan pribadi namun bersifat terbatas dan tidak absolut. Pemilik harta dituntut untuk mengelola kekayaannya secara etis, tidak zalim, serta memperhatikan fungsi sosial harta. Prinsip distribusi kekayaan yang adil, perlindungan bagi kelompok rentan, dan larangan praktik ekonomi yang merugikan menjadi nilai utama dalam sistem kepemilikan Islam. Temuan ini memperkuat urgensi penerapan prinsip al-malikiyah dalam pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Peran Zakat dalam Pemberdayaan Anak Yatim: Analisis Pengelolaan Zakat di Panti Yatim Indonesia Kahila Aulia Rasyda; Muhammad Faiz Subagja; Muhammad Fikri Alkhoariz; Nabila Shofiyatun Nisa
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.369

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya optimalisasi pengelolaan zakat di panti asuhan agar manfaatnya tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga transformative. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran zakat dalam menunjang keberlangsungan hidup dan pemberdayaan anak yatim melalui studi kasus pengelolaan zakat di Panti Yatim Indonesia (PYI). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai literatur ilmiah, laporan lembaga zakat, serta dokumen resmi terkait pengelolaan zakat dan pemberdayaan anak yatim dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa zakat memainkan peran yang sangat besar dalam mendukung kehidupan anak yatim, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi. PYI sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional telah menerapkan sistem pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan transparan, dengan program-program yang berfokus pada pemberdayaan jangka panjang. Program seperti beasiswa pendidikan, pelatihan keterampilan, serta layanan kesehatan telah berhasil meningkatkan kualitas hidup anak yatim dan mendorong mereka menjadi individu yang mandiri dan produktif. Keberhasilan PYI dalam memberdayakan ribuan anak yatim menjadi contoh konkret bahwa tata kelola zakat yang efektif dapat membawa perubahan sosial dan ekonomi bagi kelompok rentan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pengelolaan zakat yang lebih optimal serta mendorong replikasi praktik terbaik di lembaga serupa lainnya.
Kontribusi Pendidiskan Islam dalam Pembentukan Dai Muda Yang Berkualitas dalam Menyebarkan Dakwah Islami Nurjamilah Nurjamilah; Rinni Nazwa; Raka Abdillah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.370

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas seorang dai muda yang efektif dalam menyebarkan dakwah Islami. Tulisan ini mengkaji kontribusi pendidikan Islam dalam pembentukan dai muda yang berkualitas, fokus pada aspek-aspek kunci yang membentuk dasar keilmuan, akhlak, dan keterampilan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan Islam dalam pembentukan kualitas dai muda dalam menyebarkan dakwah Islami. Metode penelitian melibatkan studi literatur, wawancara, dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memberikan dasar keilmuan yang solid, membentuk karakter akhlak yang baik, dan meningkatkan keterampilan dakwah dai muda. Dai muda yang terdidik dengan baik mampu menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat, menyebarkan pesan Islam secara efektif, dan merespons tantangan zaman dengan solusi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam ruang lingkup data yang hanya mencakup beberapa lembaga pendidikan Islam, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Sehingga penelitian ini diarahkan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang hubungan kompleks antara pendidikan Islam, pembentukan keterampilan dakwah, dan dampaknya pada efektivitas penyampaian pesan agama oleh dai muda yang berkualitas.
Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Masyarakat Islam: Studi Wacana Kritis Pemikiran Fatima Mernissi dalam Buku Beyond The Veil Rofifah Rofifah; Asep Shodiqin; Enok Risdayah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.371

Abstract

Urgensi penelitian adalah untuk memahami strategi pemberdayaan perempuan dalam masyarakat Islam melalui pendekatan wacana kritis, khususnya dengan mengkaji pemikiran Fatima Mernissi dalam bukunya Beyond The Veil. Fatima Mernissi, seorang pemikir dan akademisi terkemuka dalam studi gender dan Islam, menawarkan perspektif yang kritis dan inovatif terhadap posisi perempuan dalam masyarakat Islam tradisional. Penelitian ini mengadopsi metode analisis wacana kritis untuk menilai bagaimana Mernissi menyusun argumen dan strategi pemberdayaannya, serta dampak dari pemikirannya terhadap perubahan sosial dalam konteks Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis teks Beyond The Veil secara mendalam. Fokus utama adalah pada pemahaman Mernissi tentang batasan-batasan sosial yang dihadapi perempuan Muslim dan strategi yang dia usulkan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mernissi menekankan pentingnya reinterpretasi teks-teks agama, pendidikan, dan keterlibatan aktif perempuan dalam kehidupan publik sebagai kunci untuk pemberdayaan. Dia mengkritik struktur patriarki yang menghambat partisipasi perempuan dan mendorong pembentukan ruang baru bagi perempuan untuk mengaktualisasikan potensi mereka. Studi ini menemukan bahwa pemikiran Mernissi tidak hanya memberikan kritik tajam terhadap ketidakadilan gender dalam masyarakat Islam, tetapi juga menawarkan solusi konkret yang berakar pada nilai-nilai Islam sendiri. Rekomendasi yang dia berikan untuk reformasi sosial dan pendidikan dapat menjadi panduan penting bagi upaya pemberdayaan perempuan dalam konteks kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang strategi pemberdayaan perempuan dalam masyarakat Islam dan membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai peran perempuan dalam perubahan sosial.
Perilaku Keagamaan Pedagang di Pasar Tradisional Kota Palopo Nurazizah Nurazizah; Baso Hasyim; Muhammad Ashabul Kahfi
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.372

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Perilaku Keagamaan Pedagang di Pasar Tradisional Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui dan memahami pedagang dalam memaknai agamanya; 2) untuk mengetahui dan memahami sikap sosial pedagang dalam mengimplementasikan nilai-nilai agama di sekitarnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Penelitian ini berlokasi di kota Palopo, khususnya di pasar tradisional yakni pasar Sentral kota Palopo dan pasar Andi Tadda kota Palopo. Informan pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Sumber data penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pedagang dalam memaknai agamanya sangatlah wajib dan penting. Di mana, sebagian besar pedagang yang ada di pasar masih melaksanakan salat. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa ada sebagian pedagang yang tepat waktu melaksanakan salat, adapula pedagang yang tidak tepat waktu dalam melaksanakan salat, karena melayani pembeli terlebih dahulu; 2) Sikap sosial pedagang dalam mengimplementasikan nilai-nilai agama di sekitarnya ada tiga, yaitu jujur, ramah, dan sedekah. Hal yang paling utama pedagang harus terapkan dalam berdagang ialah bersikap jujur kepada pembeli, karena kejujuran merupakan modal utama bagi seorang pedagang. Namun, masih ada juga pedagang yang tidak jujur dalam berdagang karena ingin mendapatkan keuntungan.
Larangan Menikah di Bulan Suro Pada Masyarakat Paguyuban di Desa Tulung Indah Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara Dalam Perspektif Hukum Islam Ismi Andini; Helmi Kamal; Rahmawati Rahmawati
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.373

Abstract

The urgency of this research arises from the strong belief held by the people of Tulung Indah Village regarding the prohibition of marriage during the month of Suro, which is considered a sacred month that may bring misfortune if violated. This belief persists despite lacking a clear basis in Islamic law. This study aims to explore the community’s views on the prohibition, identify the underlying factors, and examine the issue from the perspective of Islamic law. The research method employed is empirical research using a qualitative approach. Data sources consist of primary and secondary data, collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using triangulation techniques, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the majority of Tulung Indah residents still believe in and adhere to the prohibition of marriage during the month of Suro due to cultural reasons, inherited beliefs, limited religious understanding, and environmental influence. From the perspective of Islamic law, there is no evidence from the Qur’an or Hadith that forbids marriage during the month of Suro. Therefore, this tradition is not legally binding in Islamic terms. However, if the tradition leads to polytheism or contradicts Islamic creed (aqidah), it cannot be justified. The researcher recommends that religious leaders and academics play an active role in educating the community to correct misconceptions and misguided beliefs.
Pengaruh Pembelajaran Baca Tulis Arab Melayu terhadap Pemahaman Konsep Agama Muhammad Kholish Fata; Sri Mawaddah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.391

Abstract

Urgensi penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa di tengah arus modernisasi dan digitalisasi pendidikan, warisan literasi lokal seperti Arab Melayu mulai terpinggirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran baca tulis Arab Melayu terhadap pemahaman konsep agama pada siswa madrasah modern di Kabupaten Rokan Hulu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam membaca dan menulis aksara Arab Melayu berdampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman mereka terhadap materi keagamaan, khususnya dalam aspek tauhid, fiqih dasar, dan akhlak. Sebanyak 72% siswa menunjukkan kemampuan membaca yang baik, sementara 68% memiliki kemampuan menulis yang baik. Pemahaman terhadap konsep agama juga meningkat, dengan 65% siswa menunjukkan pemahaman tinggi terhadap tauhid, dan 60% terhadap fiqih dasar. Selain itu, keterikatan emosional siswa terhadap teks Arab Melayu mencapai 75%, menunjukkan bahwa literasi tradisional ini turut memperkuat dimensi afektif dan kultural dalam proses pembelajaran. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran baca tulis Arab Melayu tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam internalisasi nilai-nilai keagamaan yang kontekstual dan bermakna. Oleh karena itu, pembelajaran ini relevan untuk terus dikembangkan dalam pendidikan Islam berbasis kearifan lokal.
Pengaruh Sastra Arab Melayu terhadap Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Kalangan Mahasiswa PAI UIN Kabupaten Pidie Muhammad Haikal Alfasimi; Sri Mawaddah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.394

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh Sastra Arab Melayu terhadap pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di kalangan mahasiswa PAI UIN Kabupaten Pidie. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sastra Arab Melayu dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di lingkungan mahasiswa UIN Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian Sastra Arab Melayu dalam kurikulum PAI mampu meningkatkan ketertarikan mahasiswa terhadap materi pembelajaran karena sastra tersebut menyampaikan nilai-nilai keislaman secara menarik dan kontekstual. Selain itu, sastra ini memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman yang relevan dengan budaya lokal masyarakat Melayu di Pidie, memperkaya sumber belajar, serta menawarkan metode pengajaran yang lebih variatif dan interaktif. Sastra Arab Melayu juga turut meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap budaya dan identitas keislaman lokal, sehingga mereka lebih bangga dan termotivasi untuk melestarikan tradisi Islam Melayu di tengah arus globalisasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Sastra Arab Melayu memiliki pengaruh signifikan terhadap pengembangan kurikulum PAI karena mendorong pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berbasis budaya lokal. Pemanfaatan sastra ini juga membantu mahasiswa dalam membentuk pemahaman agama yang holistik, yang penting dalam menghadapi tantangan zaman.
Peran Komunitas Arab Melayu dalam Membendung Pengembangan Studi Agama Islam di Kalangan Mahasiswa Ar-Raniry Kota Banda Aceh Rizki Ananda; Sri Mawaddah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.395

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pelestarian dan revitalisasi aksara Arab Melayu sebagai warisan literasi Islam yang mulai terpinggirkan, khususnya di kalangan generasi muda dan mahasiswa di Aceh. Tujuan penelitian penelitian ini yaitu untuk memahami peran komunitas Arab Melayu dalam mendukung pengembangan studi Agama Islam di kalangan mahasiswa UIN Ar-Raniry Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk menggali secara mendalam kontribusi sosial dan keagamaan komunitas tersebut dalam lingkungan kampus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang relevan. Analisis tematik dan triangulasi data diterapkan untuk memastikan validitas dan konsistensi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Arab Melayu berperan aktif melalui kegiatan keagamaan, pembinaan spiritual oleh tokoh komunitas, serta pewarisan nilai-nilai tradisional Islam yang memperkuat karakter dan wawasan keislaman mahasiswa. Selain itu, komunitas ini juga berperan sebagai sumber dukungan sosial dan fasilitas pembelajaran yang membantu mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan keagamaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran komunitas dalam mengembangkan studi agama Islam secara inklusif dan berkelanjutan.
Peran Bahasa Arab Melayu dalam Melestarikan Warisan Budaya dan Identitas di Aceh Besar Fairuz Sakinata; Sri Mawaddah
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.396

Abstract

The urgency of this research lies in preserving the cultural heritage and identity of Aceh Besar through the Arabic-Malay language. Language is an integral part of a society's culture and identity. In Aceh Besar, the fusion of Arabic and Malay has created a distinctive pattern in communication, literature, and religious practices. This research aims to examine the role of the Arabic-Malay language in preserving the cultural heritage and identity of the Aceh Besar community. The Arabic-Malay language functions not only as a means of daily communication but also as an essential medium for transmitting cultural and religious values deeply embedded in the local way of life. Traditional educational institutions such as dayah play a crucial role in passing on the use of Arabic-Malay to younger generations through the teaching of kitab kuning (classical Islamic texts) and oral tradition practices. Moreover, classical Arabic-Malay manuscripts preserved in Aceh Besar serve as a rich intellectual heritage, containing religious teachings, customary laws, and historical records that strengthen the local cultural identity. This study employs a qualitative descriptive approach using in-depth interviews, participatory observation, and literature review. Data analysis is conducted qualitatively through data reduction, presentation, and verification processes to gain an in-depth understanding of the function of the Arabic-Malay language in preserving culture and identity. The findings indicate that the Arabic-Malay language serves as a main pillar in maintaining the continuity of cultural values and Islamic identity in Aceh Besar. Therefore, the preservation of this language is vital in sustaining an authentic and enduring local cultural heritage.

Page 1 of 4 | Total Record : 36