Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perkembangan kemampuan motorik kasar pada anak-anak kelompok usia dini, terutama dalam konteks kegiatan tari di PAUD. Model pembelajaran yang menggunakan area dan Lembar Kerja Siswa (LKS) dinilai tidak memotivasi anak, menyebabkan kebosanan, dan kurangnya semangat dalam kelas, mengakibatkan kurangnya fokus dan konsentrasi dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui metode jarimatika di KB Arridhwaany Cidadap Simpenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik kasar anak setelah penerapan metode jarimatika. Pada siklus pertama, terjadi peningkatan jumlah anak yang dapat menirukan gerakan tari, seperti mengayunkan tangan dan badan, mengayunkan tangan dan kaki, berjalan ke kanan dan kiri, dan berjalan di tempat dengan iringan musik. Pada siklus kedua, perkembangan mencapai tingkat Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan presentasi rata-rata sebesar 89,00%. Evaluasi terhadap guru menunjukkan peningkatan, dengan aspek-aspek penilaian mencapai nilai 3 dan 4.
Copyrights © 2024