Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas menggunting dan menempel pada anak usia 4-5 tahun dapat meningkatkan kemampuan motorik anak di PAUD KB AL-ZAITUN. Latar belakang penelitian didasarkan pada kurangnya keterampilan motorik halus dalam aktivitas menggunting dan menempel , kurang nya koordinasi mata dan tangan, kesulitan memegang gunting dengan benar dan ketidak mampuan menempel secara rapih.Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 14 anak kelompok A di PAUD KB AL-ZAITUN Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gunting dan lem dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran dan peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini dalam peningkatan pada aspek koordinasi mata dan tangan, fokus dan kesabaran. Pada pra tindakan anak yang Belum Berkembang (BB) 6 siswa dengan presentasi 42.85%, anak yang Mulai Berkembang (MB) 8 siswa dengan presentasi 57.15 %. Pada Siklus I anak yang Belum Berkembang (BB) 1 siswa dengan presentasi 7.14 % sedangkan anak yang Mulai Berkembang (MB) 13 siswa presentasi 92.86%. Pada Siklus II anak yang Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 2 siswa presentase 14.28% sedangkan Berkembang Sangat Baik (BSB) 12 siswa presentase 85.72 %. Media gunting dan lem terbukti mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak di paud kb al-zaitun. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan gunting dan lem dalam pembelajaran karena sangat efektif dalam keterampilan motorik halus anak.
Copyrights © 2026