Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 11 Semarang dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dokumen, menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan hasil. Analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 11 Semarang telah mendorong pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berfokus pada kompetensi vokasional. Peran penting guru, kolaborasi efektif antara sekolah dan industri, serta pelatihan berkelanjutan menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi. Namun, tantangan seperti pemahaman guru yang belum merata, keterbatasan fasilitas, dan motivasi siswa masih ditemukan. Sekolah terus melakukan langkah strategis, seperti pelatihan guru dan penguatan kerjasama industri, untuk mengatasi hambatan tersebut. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa Kurikulum Merdeka relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan kejuruan, meski masih membutuhkan perbaikan berkelanjutan.
Copyrights © 2025