Teknologi saat ini berkembang dengan pesat dan mempengaruhi aspek kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Perpustakaan desa sebagai salah satu sumber serta pengelola informasi bagi masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi. Tujuan dari penerapan otomasi di perpustakaan adalah untuk mencapai kegiatan pengelolaan yang efektif dan efisien. Otomasi diharapkan dapat membantu pustakawan dalam menyelesaikan kegiatan administrasi menjadi lebih mudah dalam pengelolaan sehingga dapat memberikan layanan yang cepat dan tepat bagi pemakai perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala perpustakaan dan petugas perpustakaan desa Kerano Kuncoro. Teknik pengumpulan data menggunakan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan adalah dari 6 aspek untuk penerapan sistem otomasi berbasis SLiMS, hanya 2 aspek yang masih kurang siap yaitu dalam aspek sumber daya manusia dan aspek prosedur. Sedangkan 4 aspek lainnya siap yaitu aspek perangkat keras, aspek perangkat lunak, jaringan, data dan database.
Copyrights © 2021