Purwaka Purwaka
Universitas Bengkulu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Sistem Temu Kembali Informasi Online Public Catalog (OPAC) Dengan Tinjauan Precision Menggunakan Pendekatan Judul Dan Subjek Di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Linda Kartina; Purwaka Purwaka; Fransiska Timoria Samosir
Pustakaloka Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.111 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i2.1697

Abstract

Library as a centre for information resources is the backbone of the progress of an educational institution. Imbalance between the use of information retrieval system facilities advance search and a quick search of the catalogue are very  common in a search. This study was aimed to know and to describe how the precision of information retrieval system by using title field and subject on OPAC (Online Public Access Catalog) ) at Muhammaddiyah University Library of Bengkulu is effective as an information retrieval system. This study was a quantitative descriptive study using analytical methods. The technique of data collection in  this study was by using trace observation on the Online Public Access Catalog (OPAC). The study was carried out by using the title of the names of study programs and the subject to study program as the study sample a mounted to 206. Sample were taken by using purposive sampling techniques. The result of the study showed that search using advanced search features by using the section title of sociology subject obtained a precision marks of 0,98 while the use of advanced search features by using biology education subject obtainrd precision mark of 0,66. The use of quick search feature by using the sociology subjects get a precision marks of 0,98 while the use of quick search feature by using biology education subject obtained a precision marks of 0,99. The testing on the four search shows that the quick search and advanced search features in the title and subject are in the average range of 0,90 so it is said that the search system of OPAC at Muhammadiyah University Library of Bengkulu is effective as an information retrieval system.
Pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Di Desa Tanjung Terdana Sebagai Upaya Mencerdasakan Kehidupan Bangsa Dwi Nurina Pitasari; Fransiska Timoria Samosir; Purwaka Purwaka
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.8651

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu kelompok masyarakat dalam mendapatkan sumber informasi, mendukung program pemberantasan buta huruf (PBH), mencerdaskan kehidupan masyarakat dan sebagai tempat aktifitas atau rekreasi favorit masyarakat di Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ini sebagai upaya memupuk rasa cinta pustaka, kesadaran dan kebiasaan membaca referensi masrarakat Desa Tanjung Terdana serta sebagai dukungan proses edukasi yang dapat meningkatkan motivasi belajar warga masyarakat. Metode pelaksaaan pengabdian ini melalui beberapa tahapan mulai dari observasi, analisis, pemecahan masalah, perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian, evaluasi dan pengawasan. Hasil pengabdian yaitu tim berhasil mendirkan dan meresmikan TBM dengan nama TBM Cerdas. Adapun jumlah koleksi bahan bacaan yaitu sebanyak 335 eksemplar judul buku. Tim pengabdian juga memberikan saran dan prasarana penunjang TBM seperti rak buku, alat tulis, meja, kartpet dan lain sebagainya.
Kesiapan Perpustakaan Desa Kerano Kuncoro Dalam Penerapan Sistem Otomasi Berbasis Senayan Library Management System (SLimMS) Lailatus Sa'diyah; Purwaka Purwaka
AL Maktabah Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v6i2.2894

Abstract

Teknologi saat ini berkembang dengan pesat dan mempengaruhi aspek kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Perpustakaan desa sebagai salah satu sumber serta pengelola informasi bagi masyarakat dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi. Tujuan dari penerapan otomasi di perpustakaan adalah untuk mencapai kegiatan pengelolaan yang efektif dan efisien. Otomasi diharapkan dapat membantu pustakawan dalam menyelesaikan kegiatan administrasi menjadi lebih mudah dalam pengelolaan sehingga dapat memberikan layanan yang cepat dan tepat bagi pemakai perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala perpustakaan dan petugas perpustakaan desa Kerano Kuncoro. Teknik pengumpulan data menggunakan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan adalah dari 6 aspek untuk penerapan sistem otomasi berbasis SLiMS, hanya 2 aspek yang masih kurang siap yaitu dalam aspek sumber daya manusia dan aspek prosedur. Sedangkan 4 aspek lainnya siap yaitu aspek perangkat keras, aspek perangkat lunak, jaringan, data dan database.
Komunikasi Interpersonal Pustakawan dengan Pemustaka di Layanan Sirkulasi UPT Perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Herma Suryani; Purwaka Purwaka; Rahmat Alifin Valentino
AL Maktabah Vol 10, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v10i1.6932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi interpersonal antara pustakawan dan pemustaka di layanan sirkulasi UPT Perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki lima dimensi utama: keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Pustakawan secara umum telah menunjukkan sikap keterbukaan dalam memberikan informasi dan solusi, empati terhadap kebutuhan pemustaka, serta sikap mendukung melalui fleksibilitas layanan. Sikap positif dan kesetaraan juga dirasakan pemustaka, meskipun beberapa kendala komunikasi masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal yang baik berkontribusi pada kualitas layanan perpustakaan, kepuasan pemustaka, dan penguatan citra perpustakaan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan keterampilan komunikasi pustakawan untuk meningkatkan pengalaman pemustaka di layanan sirkulasi.
Analisis Perilaku Penelusuran Informasi Kebutuhan Pemustaka di UPT Perpustakaan UINFAS Bengkulu Lieta Eka Saputri; Purwaka Purwaka; Rahmat Alifin Valentino
AL Maktabah Vol 10, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v10i1.6769

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa baik pengguna Perpustakaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memenuhi kebutuhan informasinya melalui aktivitas pencarian informasi. Proses yang terjadi dijelaskan dalam penelitian ini dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. pencarian informasi berdasarkan tahapan Information. yaitu initiation, topic selection, exploration, focus formulation, collection, dan presentation. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada tahap initiation, pemustaka sering merasa bingung akibat keterbatasan kemampuan dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Pada tahap exploration, pemustaka menggunakan berbagai metode seperti OPAC, katalog manual, atau meminta bantuan langsung dari pustakawan, meskipun mereka masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan relevansi informasi dan kurangnya koleksi. Pada tahap focus formulation, ketidakpastian mulai berkurang ketika pemustaka berhasil mengidentifikasi dan memusatkan perhatian pada informasi yang dibutuhkan. Selanjutnya, pada tahap collection dan presentation, informasi yang diperoleh digunakan untuk menyelesaikan tugas akademik, meskipun terdapat kendala seperti koneksi internet yang lambat dan keterbatasan koleksi perpustakaan.