Perpustakaan yang ideal adalah yang dikelola efisien dan memanfaatkan teknologi terkini, serta memberikan akses maksimal kepada pemustaka. Penelitian ini fokus pada peran krusial pustakawan dalam mengelola perpustakaan digital di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, yang dianggap sebagai komponen penting dalam mendukung perkembangan pengetahuan di era Society 5.0. Fokus masalah penelitian adalah mengeksplorasi sejauh mana pemahaman dan penerapan teknologi oleh pustakawan dalam mengoptimalkan perpustakaan digital. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pustakawan dalam mengelola perpustakaan digital dan merumuskan strategi peningkatan kemampuan teknologi mereka guna memastikan layanan yang efisien. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif postpositivisme ini melibatkan peneliti sebagai instrumen utama, dengan data diperoleh dari tinjauan literatur dan dokumen resmi. Penggunaan teknik purposive sampling untuk memilih 5 informan (3 pustakawan, 2 pemustaka) dan menerapkan metode triangulasi melalui observasi, wawancara, serta analisis data. Proses analisis mencakup pengumpulan, pengorganisasian, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa hanya 3 dari 9 pustakawan yang aktif terlibat dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka terkait perpustakaan digital. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa perpustakaan digital UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menghadapi tantangan anggaran untuk pembaruan koleksi, serta kendala kecepatan jaringan. Namun, keberhasilan dalam manajemen hak cipta, antarmuka pengguna yang ramah, dan promosi yang efektif telah meningkatkan kepuasan pengguna dan penggunaan sumber daya digital. Pustakawan bertanggung jawab mengelola dan menyediakan informasi, serta memegang peran penting dalam akses ini. Optimasi pengetahuan pustakawan akan memainkan peran kunci dalam mendukung keberhasilan perpustakaan digital di masa mendatang.
Copyrights © 2024