Penggunaan obat pada bayi dan balita di tingkat rumah tangga masih sering tidak rasional dan berisiko menimbulkan kesalahan dosis, pemilihan obat, maupun cara pemberian, sehingga dapat berdampak pada keselamatan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang penggunaan obat yang tepat dan rasional pada balita melalui edukasi kesehatan terstruktur. Pengabdian dilaksanakan di Desa Kleco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan sasaran 30 orang tua yang memiliki balita usia 0–5 tahun. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi membaca label obat, demonstrasi pengukuran dosis sirup menggunakan sendok ukur/syringe oral, serta pembagian leaflet sebagai media pengingat di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang tercermin dari banyaknya pertanyaan terkait penentuan dosis, penggunaan antibiotik, dan penyimpanan obat. Secara kualitatif, orang tua melaporkan peningkatan pemahaman mengenai perbedaan obat resep dan obat bebas, pentingnya mengikuti aturan pakai, menghindari penggunaan antibiotik tanpa resep, serta menyimpan obat secara aman agar tidak terjangkau anak. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan yang sederhana, kontekstual, dan melibatkan kader serta bidan desa berpotensi meningkatkan literasi obat orang tua balita sebagai upaya pencegahan kesalahan penggunaan obat di rumah
Copyrights © 2026