Profetika: Jurnal Studi Islam
Vol. 22, No. 1, Juni 2021

MAKNA KAFIR DALAM TAFSIR MUHAMMADIYAH: STUDI ANALISIS KOMPARATIF

Ahmad Nurrohim (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
An-Najmi Fikri R (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2021

Abstract

Kontroversi penghapusan kata kafir kepada non-Muslim sempat diperdebatkan pada tahun 2019. Perdebatan ini berawal dari hasil Musyawarah Nasional Nahdlatul Ulama, karena sebutan kafir dianggap mengandung kekerasan (penghinaan) teologis. Penafsiran kata kafir menimbulkan berbagai perspektif dan pandangan termasuk lembaga institusi Islam seperti Muhammadiyah. Sebagai organisasi Islam moderat di Indonesia, Muhammadiyah mempunyai penafsiran sendiri untuk menjelaskan kata kafir dalam Al-Qur’an. Kitab tafsir kelembagaan yang ditulis oleh Muhammadiyah secara kolektif salah satunya Tafsir Al-Qoer’a>n Djoez ke Satoe dan Tafsir At-Tanwir. Penelitian ini bertujuan membandingkan makna kafir pada kedua tafsir Muhammadiyah tersebut. Data dikumpulkan dengan metode dokumentadi dan dianalisa dengan metode analisis-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan penafsiran kata kafir dalam kitab tafsir kelembagaan Muhammadiyah mengalami pergeseran bersifat perluasan positif, dari makna teologis menuju makna linguistis.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

profetika

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Profetika: Jurnal Studi Islam is a scientific journal published by the Postgraduate Program of Universitas Muhammadiyah Surakarta. It aims to serve as an academic platform for publishing original and innovative research findings in the field of Islamic Studies. The primary focus of this journal is ...