Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia
Vol. 2 No. 2 (2025): May - August

Jejaring Mata Katarak POSBINDU NoW CARE di Desa Cihanjuang Rahayu

M Iqbal Sutisna (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Rahayu Mujiharti (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Arie J Pitono (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Arieni Ramadhan (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Ahmad Arifin (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Tentry Fuji Purwanti (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Egie Komara Yudha (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Mira Harini (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Amulia Irlianti (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Rizky Gumilang Pahlawan (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Metilda Metilda (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Theophylia Melisa Manumara (Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Rajawali)
Istianah Istianah (Program Studi Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Rajawali)
Budi Rustiadi (Program Studi Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Rajawali)
Meilirianta Meilirianta (Program Studi Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Rajawali)
M. Sandi Haryanto (Program Studi Pendidikan Profesi Ners Institut Kesehatan Rajawali)
Yulinar Indriati (Rumah Sakit Pusat Mata Nasional Cicendo.)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2025

Abstract

Katarak adalah suatu kondisi di mana lensa mata mengalami keruh, yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan dan, jika tidak ditangani, berpotensi menyebabkan kebutaan. Secara global, katarak adalah penyebab utama kebutaan, dengan lebih dari 100 juta orang menderita katarak, dan 17 juta di antaranya mengalami kebutaan. (WHO, 2022) Katarak merupakan 81% kasus penyebab utama kebutaan di Indonesia. Populasi yang terus bertambah dan penuaan yang meningkat, jumlah kasus katarak diperkirakan akan meningkat seiring waktu. Ini menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan, terutama di negara berkembang banyak individu, terutama di daerah terpencil dan kurang terlayani, tidak memiliki akses yang memadai untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan katarak. Metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui Pos Pembinaan Terpadu Nursing Rajawali of Care (POSBINDU NoW Care) yang bertujuan untuk meningkakan pemahaman dan pencegahan komplikasi penyakit tidak menular dalam hal ini kebutaan pada mata akibat Katarak. Lima Tahapan Kegiatan yang dilakukan pada POSBINDU NoW Care: Tahapan I    melakukan pendaftaran dan administrasi peserta, tahapan II melakukan wawancara kepada peserta, tahapan III, melakukan pemeriksaan kesehatan dan screening mata katarak, tahapan IV, edukasi dan rencana tindak lanjut, tahapan V pendokumentasian. Hasil Berdasarkan hasil kegiatan yang melibatkan 48 peserta, ditemukan bahwa 7 peserta (atau sebesar 15%) terdeteksi mengalami katarak. Rentang usia peserta yang teridentifikasi positif katarak adalah antara 37 hingga 69 tahun. Dari total 48 peserta yang hadir dalam kegiatan ini, sebanyak 42 orang (88%) adalah perempuan. Dominasi peserta berjenis kelamin wanita dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang, baik secara sosial, kultural, maupun epidemiologis

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

BNPMI

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Social Sciences Other

Description

Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia adalah jurnal interdisipliner utama yang diulas oleh rekan sejawat untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan. Hal ini termasuk menyoroti upaya-upaya inovatif; secara kritis memeriksa isu-isu yang ...