p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika: Medika
M.Iqbal Sutisna
Institut Kesehatan Rajawali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teori Caring Jean Watson Dalam Terapi Okupasi untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Anak Autis M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Tiara Rahmanisa Gauttami; Alya Ayunda Rahmawati; Annisa Rahma Fauziyah; Rahma Apriliani; Ai Sofiyanti; Alia Zahira; Ayu Lisvayanti Leipary; Neng Meri; Sarah Amelia Putri; Silva Eka Artika; Agilatun Nafisah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6vzg5b60

Abstract

Anak-anak dengan kebutuhan khusus adalah mereka yang memiliki perbedaan dibandingkan teman-teman sebaya dalam aspek fisik, mental, cara berpikir, dan sosial, dengan autisme sebagai gangguan spektrum yang menunjukkan berbagai variasi kemampuan di antara individu. Dalam proses perkembangan anak-anak autis, mereka memerlukan perhatian khusus terhadap masalah keterampilan motorik halus, seperti koordinasi antara mata, tangan, dan jari, di mana kemampuan mereka biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya, meskipun hampir semua dari mereka menunjukkan kemajuan yang baik. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autism. motorik halus anak. Metode: dengan menganalisis artikel tentang penerapan teori Jean Watson dalam teorapi okupasi untuk mengembangkan motorik halus pada anak autis. Hasil terapi okupasi adalah salah satu cara yang baik untuk membantu anak-anak autis dan anak-anak dengan kebutuhan khusus lainnya untuk memperbaiki kemampuan gerakan halus mereka. Dengan memakai berbagai cara dan metode yang tepat, terapi ini membantu anak-anak belajar mengasah kemampuan gerakan halus, menjadi lebih mendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka Saran: Penerapan teori caring Jean Watson pada anak autis melalui keceriaan bermain dan pendekatan orang tua mampu meningkatan motorik halus pada anak autism. Terapi okupasi menjadi salah satu cara yang baik untuk membantu anak autis menjadi lebih mandiri dan meningkatan kualitas hidup mereka.
Implementasi Teori Caring Jean Watson Dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Fraktur Humerus M.Iqbal Sutisna; Theophylia Melisa Manumara; Nadia Pebriyanti; Ainna Dinda Fitriani; Fauziah Noeroel Iman; Khansa Alifia Putri Wiharsa; Alfiani Wadilla Rahma; Salwa Ramadhani; Nabillah Maya Salsa Bila; Dewi Cwintadira Nur Fatma; Suci Prissilia Juniar; Nanda Putri Stevani; May Lisa Mutiara Hikmah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/skzh5q23

Abstract

Satuan pendidikan saat ini dihadapkan dengan segudang tantangan seperti kekerasan, perilaku bullying, judi online, dan narkoba di kalangan para pelajar. Guna menghadapi tantangan tersebut diperlukan inovasi program penguatan karakter dengan optimasi konten digital yang diintegrasikan dengan living values education. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lab School UNESA dalam mengoptimasi konten digital berbasis living values education. Metode kegiatan berupa lokakarya interaktif serta praktik pengoptimalan platform digital untuk membuat konten edukasi. Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, mencakup sesi pemaparan materi, simulasi pembelajaran, serta refleksi kelompok. Evaluasi pasca-pelatihan dilakukan melalui kuesioner dan observasi lapangan. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan pada peningkatan keterampilan guru. Sebelum pelatihan, 72% guru mengungkapkan masih jarang menggunakan konten digital dalam proses pembelajaran, dan 92% guru mengalami kesulitan teknis saat membuat konten digital secara mandiri dalam menghubungkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai karakter. Setelah pelatihan, 98% peserta mengungkapkan rasa percaya diri membuat konten digital secara mandiri untuk kebutuhan pembelajaran. Pelatihan optimasi konten digital edukatif ini memberikan dampak positif terhadap kompetensi guru SMK Lab School UNESA dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik, kreatif dan inovatif. Program pelatihan ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pengembangan profesionalisme guru di sekolah.