Website desa memiliki peran strategis sebagai sarana penyampaian informasi, pelayanan publik, serta keterbukaan data dalam rangka mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas Website Desa Klatakan Jember dengan menggunakan standar ISO/IEC 25010 melalui pendekatan kuantitatif. Evaluasi difokuskan pada lima karakteristik utama, yaitu functional suitability, reliability, performance efficiency, usability, dan compatibility. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengguna aktif website, dengan penilaian berdasarkan dua dimensi utama: tingkat kepentingan (importance) dan kinerja aktual (performance), menggunakan skala Likert 1–5. Metode Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk menghitung tingkat kepuasan pengguna, sedangkan Importance-Performance Analysis (IPA) digunakan untuk memetakan prioritas perbaikan kualitas sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai CSI secara keseluruhan adalah 76,72%, yang berada dalam kategori “Puas”. Pemetaan IPA menunjukkan bahwa karakteristik functional suitability dan compatibility berada pada kuadran I (prioritas utama), usability berada pada kuadran II (dipertahankan), sedangkan reliability dan performance efficiency berada pada kuadran III (prioritas rendah). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar fitur website telah berjalan sesuai fungsi, masih terdapat area yang perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek kemudahan penggunaan dan efisiensi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai model evaluasi kualitas sistem informasi desa berbasis standar internasional, serta mendukung agenda transformasi digital desa secara lebih akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025