Journal of Innovative and Creativity
Vol. 5 No. 2 (2025)

Keawetan Alami Kayu Nantu (Palaqium Obovatum Engl) Asal Sulawesi Tengah

Muthmainnah (Universitas Tadulako)
Asniati (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 May 2025

Abstract

Keawetan alami kayu perlu diketahui karena berhubungan erat dengan jangka waktu pemakaian suatu jenis kayu. Keawetan merupakan sifat kayu yang penting karena meskipun kuat, umurnya menjadi lebih pendek akibat kerusakan kayu. Masa pakai yang singkat akan sangat merugikan karena biaya yang dihasilkan tidak seimbang dengan masa pakai. Keawetan alami kayu adalah daya tahan suatu jenis kayu terhadap salah satu organisme perusak, seperti jamur, serangga dan penggerek kayu di laut. Keawetan suatu jenis kayu berbeda antara yang dipakai di bawah atap dan di luar atap. Keawetan kayu yang dipakai di darat akan berbeda dengan yang dipakai di laut. Keawetan kayu yang dipakai di dataran rendah akan berbeda dengan yang dipakai di dataran tinggi. Demikian pula kayu yang tahan terhadap organisme perusak di darat belum tentu tahan terhadap organisme perusak yang berada di laut atau sebaliknya. Penelitian ini dipandang perlu dilakukan mengingat jenis kayu nantu merupakan salah satu jenis kayu yang digunakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah sebagai bahan bangunan,bahan furniture maupun untuk pembuatan perahu yang belum diketahui keawetannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik keawetan alami kayu nantu dari sulawesi tengah berdasarkan uji kubur dan uji di laut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako. Tahapan-tahapan penelitian ini, meliputi : a). persiapan contoh uji, b). pengujian keawetan alami (uji kubur) dan uji laut , c) Pengambilan sampel yang telah diuji kubur di darat dan di laut d). Perhitungan kehilangan berat dan intensitas serangan e) Identifikasi rayap tanah dan marine borer e) dan f). Analasis data. Hasil penelitian menunjukkan persentase kehilangan berat kayu Nantu cenderung bertambah dari pangkal keujung. Kehilangan berat tertinggi (17,96%) terdapat pada contoh uji pada ujung sedangkan yang terendah (16,07%) terdapat pada contoh uji pada pangkal Kehilangan berat contoh uji pada tengah sebesar 17,04%. Persentase intensitas serangan marine borers cenderung meningkat dari pangkal ke ujung Persentase Intensitas serangan penggerek laut tertinggi pada bagian ujung (82,42%) dan terendah pada bagian pangkal (44.44%). Posisi batang kayu Nantu tidak berpengaruh nyata terhadap persentase kehilangan berat tapi berpengaruh nyata terhadap persentase intensitas serangan marine borers. Pada uji kubur Kayu Nantu tergolong kelas awet II-III dan ketahanan terhadap penggerek laut tergolong dalam kelas awet III.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...