Pemilihan Gubernur Lampung 2024 melahirkan kepemimpinan baru yang dihadapkan pada tantangan krusial seperti kerusakan infrastruktur jalan dan ancaman terhadap ketahanan pangan. Meskipun tema pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan menjadi bagian dari pidato perdana Gubernur Lampung 2025–2030, masih belum terlihat sejauh mana substansi pidato tersebut mencerminkan integrasi kebijakan yang konkret dan berbasis prinsip good local governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi pidato perdana Gubernur Lampung dalam kerangka good local governance, dengan fokus pada sinergi antara pembangunan infrastruktur jalan dan perlindungan ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi tematik, data dikaji dari pidato perdana gubernur lampung dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Lampung serta didukung data sekunder dari media dan dokumen resmi. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat narasi politik yang mengafirmasi integrasi pembangunan infrastruktur jalan dengan ketahanan pangan, pendekatan yang diusung masih bersifat normatif dan belum mengelaborasi mekanisme partisipatif serta sinergi antar-sektor. Dalam perspektif good local governance, pidato tersebut belum secara memadai merefleksikan prinsip akuntabilitas dan responsivitas dalam pengambilan keputusan strategis. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya transformasi visi politik ke dalam desain kebijakan yang operasional dan kolaboratif, agar pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Copyrights © 2025