Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The dynamics of the relationship between the Kotaagung Village government and the farmers group in the practice of Saemaul Undong values Azis Ahmad; Imam Mahmud
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 7 (2025): July 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i7.522

Abstract

This study examines the dynamics of the relationship between the Kotaagung Village Government and farmer groups in adopting and implementing Saemaul Undong values as a community-based development strategy. Values such as independence, hard work, and solidarity serve as normative frameworks for interactions between state actors at the local level and farmer communities in efforts to improve food security and village welfare. Using a qualitative descriptive approach and data collection techniques, including in-depth interviews, participatory observation, and documentary studies, this study found that the relationship between the village government and farmer groups is dynamic and influenced by factors such as local leadership, institutional capacity, patterns of communication, and social trust. Despite challenges in terms of program consistency and the active participation of farmers and their groups, the practice of Saemaul Undong values successfully facilitates more productive collaboration in the planning and implementation of collective agricultural activities. This study recommends strengthening collaborative governance based on local transformative values as a foundation for sustainable village development in Indonesia.
Pelatihan Kelembagaan Karang Taruna dan Pokdarwis Melalui Pendekatan Design Thinking Guna Meningkatkan Kunjungan Ekowisata Cuku Nyinyi Azis Ahmad; Arizka Warganegara; Ari Darmastuti; Goestyari Kurnia Amantha; Jufri Yandes
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2026): Oktober 2026 (Article in Press)
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v5i1.12574

Abstract

Pengembangan Ekowisata Cuku Nyinyi di Desa Sidodadi menghadapi sejumlah permasalahan, antara lain lemahnya kapasitas kelembagaan Pokdarwis dan Karang Taruna, keterbatasan inovasi produk wisata, serta belum optimalnya strategi pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan mitra sekaligus menghasilkan solusi inovatif untuk mendukung peningkatan kunjungan wisata secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Juli 2026 di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, dengan mitra Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sidodadi, Karang Taruna “Karya Bakti” Desa Sidodadi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis design thinking melalui tiga tahapan, yaitu inspirasi, ideasi, dan implementasi. Tahap inspirasi dilakukan melalui observasi dan identifikasi permasalahan, tahap ideasi melalui pelatihan, diskusi, dan pengembangan gagasan, sedangkan tahap implementasi dilakukan melalui diskusi penyempurnaan prototipe, presentasi kelompok, dan evaluasi prototipe. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan ide kreatif, berkolaborasi, serta menyempurnakan solusi berdasarkan umpan balik. Empat prototipe yang dihasilkan meliputi paket wisata terpadu, optimalisasi pemuda dalam pemasaran digital, wisata susur mangrove, serta revitalisasi spot foto dan coffee shop. Kegiatan ini menunjukkan pendekatan design thinking dapat menjadi pendekatan partisipatif untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mendorong inovasi pengelolaan ekowisata berbasis komunitas.