Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar manajemen mutu dan penerapan prinsip Total Quality Management (TQM) dalam pelaksanaan program sosial-keagamaan di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara informal dengan pegawai serta pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip TQM masih belum optimal, ditandai dengan minimnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan program, ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) yang terdokumentasi dalam pelaksanaan, serta evaluasi kinerja yang masih bersifat administratif dan kurang berbasis indikator mutu. Budaya mutu belum terbentuk secara kolektif, dan tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan pelatihan SDM, resistensi terhadap perubahan, serta kurangnya sistem informasi manajemen yang terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformasi birokrasi yang lebih strategis melalui peningkatan partisipasi publik, penyusunan SOP, penguatan evaluasi berbasis kinerja, serta pembentukan budaya kerja yang berorientasi mutu.
Copyrights © 2025