Interaksi terjadi karena adanya dua hal yang saling mempengaruhi dan terikat satu sama lain. Dalam hal ini, penggunaan gerobak memiliki interaksi dengan gerobak. Interaksi yang terjadi dapat dikatakan menunjukkan seberapa nyaman penjual (pengguna gerobak) dalam menggunakan gerobak. Hal tersebut dapat dilihat dari aktivitas yang dilakukan di atas gerobak. Gerobak dapat diartikan sebagai alat berupa kotak besar dengan dua, tiga, atau empat roda untuk mengangkut barang (sayur, barang, dan lain sebagainya) yang ditarik atau didorong oleh manusia. Gerobak juga dapat disebut dapur keliling di mana beberapa penjual menggunakan gerobaknya untuk memasak, menyajikan, dan melayani konsumen secara bersamaan. Setiap gerobak makanan memiliki ciri khas yang menjelaskan jenis makanan yang dijual. Hal tersebut dapat dikenali berdasarkan bentuk, warna, dan bunyi yang dibuat penjual gerobak makanan saat berkeliling jalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif di mana pemaparan data diteliti berdasarkan melihat produk dengan cara mendeskripsikannya dalam bentuk tulisan. Sementara itu, metode analisis yang digunakan adalah metode analisis data model Spradley dengan analisis tema budaya. Dimana pada penelitian ini, hubungan antara keranjang (desain) dan interaksi pengguna merupakan simpulan yang akan ditarik dari keranjang dalam penggunaannya, termasuk aktivitas yang dilakukan oleh penjual. Tentunya dari aktivitas yang disebutkan di atas, terjadi interaksi yang disebut interaksi pengguna produk.
Copyrights © 2025