Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan perilaku asertif siswa Kelas XE 4 di SMA Negeri 1 Bae Kudus. Perilaku asertif penting bagi siswa karena dapat membantu mereka dalam mengungkapkan pendapat, perasaan, dan hak-haknya dengan jujur dan terbuka, namun tetap menghormati orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan, di mana siswa mengikuti kegiatan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, AKPD (Angket Kebutuhan Peserta Didik), dan skala penilaian asertif, yang kemudian dianalisis untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, terjadi peningkatan signifikan pada perilaku asertif siswa. Skor rata-rata siswa pada pra-siklus sebesar 56,77%, meningkat menjadi 91,56% setelah siklus kedua. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan perilaku asertif siswa, yang berpengaruh positif terhadap kemampuan mereka dalam berkomunikasi secara terbuka, menghargai orang lain, serta mengungkapkan perasaan dan pendapat dengan cara yang tepat. Penelitian ini menyarankan agar teknik sosiodrama digunakan sebagai metode dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa di sekolah.
Copyrights © 2025