Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan seni musik sebagai terapi mikro dalam mengurangi kecemasan akademik pada siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi eksperimen, penelitian ini dilakukan pada 20 siswa kelas VI di SDN Cicalengka X kabupaten Bandung. Terapi musik dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, masing-masing sesi berdurasi 45 menit. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta dokumentasi kegiatan terapi musik. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk memahami pengalaman, respon emosional, serta perubahan tingkat kecemasan akademik yang dialami oleh siswa selama dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seni musik sebagai terapi mikro memberikan dampak positif signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan akademik, meningkatkan suasana hati, serta memperbaiki fokus belajar siswa. Penelitian ini memberikan gambaran rinci mengenai strategi pelaksanaan terapi musik di lingkungan sekolah dasar serta implikasinya terhadap pengelolaan stres akademik pada anak. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pembelajaran yang lebih holistik dan mendukung kesejahteraan emosional siswa di masa mendatang.
Copyrights © 2025