Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan transformatif dan inovatif yang diterapkan di PT Gojek dalam merespons perubahan sosial, teknologi, serta dinamika konflik dengan transportasi konvensional, khususnya di Kota Surakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menyoroti gaya kepemimpinan Nadiem Makarim sebagai figur sentral dalam menggerakkan transformasi digital di sektor transportasi dan ekonomi digital. Penelitian juga mengeksplorasi bagaimana Gojek merespons insiden kebocoran data API melalui inovasi keamanan digital seperti penerapan Zero Trust Architecture dan machine learning. Selain itu, konflik antara ojek online dan ojek pangkalan dikaji dari sisi penyebab, bentuk konflik, dan solusi strategis yang ditawarkan, termasuk integrasi ojek pangkalan ke platform digital lokal, penataan zona operasi, pelatihan literasi digital, dan skema subsidi berbasis keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis teknologi mampu menjadi katalisator dalam menghadapi disrupsi sekaligus menjembatani kesenjangan sosial. Studi ini merekomendasikan sinergi lintas sektor sebagai fondasi membangun ekosistem transportasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025