Journal of Innovative and Creativity
Vol. 5 No. 2 (2025)

Prosesi Pernikahan Adat Lawas Masyarakat Kutai Kartanegara Perspektif Maqashid Syari’ah

Muhammad Wahid (Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)
Moh. Mahrus (Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)
Muhammad Hasan (Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2025

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu institusi sosial yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Dalam Islam, pernikahan tidak hanya dipandang sebagai ikatan antara seorang laki-laki dan perempuan, tetapi juga sebagai ibadah yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dunia dan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosesi pernikahan adat lawas masyarakat kutai kartanegara perspektif maqashid syari’ah. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif adalah peraturan-peraturan yang berkaitan dengan teori hukum yang menjadi objek penelitian pada prosesi pernikahan adat lawas masyarakat Kutai Sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang mana peneliti akan menggambarkan temuan dilapangan kemudian menganalisis kejadian tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian berbentuk kualitatif yaitu data yang berupa kata-kata yang diperoleh dari responden melalui wawancara. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi, yakni dengan memahami konteks fenomena yang diberlakukan pada perilaku pernikahan Adat Lawas masyarakat Kutai. Hasil penelitian ini menunjunkkan bahwa, Pertama, menunjukkan bahwa prosesi pernikahan Adat Lawas mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang meliputi nilai kepercayaan dan tanggung jawab serta nilai kesopanan. Kedua, prosesi pernikahan Adat Lawas masyarakat Kutai ini memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dengan prosesi-prosesi yang berlaku di daerah lain. Prosesi pernikahan dimulai dengan persetujuan keluarga, tokoh adat, dan pejabat desa, kemudian diikuti dengan penyerahan tanda atau cenderamata oleh calon mempelai laki-laki. Ketiga, Berdasarkan konsep maqāṣid syarī'ah dalam pandangan al-Syatibi, prosesi pernikahan adat lawas masyarakat kutai kartanegara dari perspektif maqāṣid syarī'ah terbagi menjadi 3 aspek Menjaga Akal (Hifz al-Aql), menjaga keturunan (hifz al-nasl), menjaga harta (ḥifẓ al-mal).

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...