Secara umum, lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara telah berperan aktif dalam mendukung perkembangan anak usia dini, namun perhatian terhadap pengembangan kecerdasan sosial emosional masih belum optimal karena keterbatasan pelatihan guru, fasilitas pembelajaran, dan kesadaran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai peran lembaga PAUD dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini di Kabupaten Sukamara. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 9 orang, terdiri dari 3 guru, 3 kepala PAUD, dan 3 orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam, dan dokumentasi dokumen pembelajaran. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Guru PAUD memiliki peran sentral dalam menumbuhkan kecerdasan sosial emosional anak melalui kegiatan rutin seperti ekspresi perasaan dan permainan peran, namun upaya ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pelatihan profesional dan minimnya fasilitas pendukung pembelajaran sosial emosional. Oleh karena itu, lembaga PAUD di Kabupaten Sukamara berperan penting dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak, namun masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan pelatihan guru, fasilitas pembelajaran, dan rendahnya keterlibatan orang tua. Diperlukan peningkatan pelatihan khusus bagi guru PAUD, penyediaan fasilitas yang lebih memadai, serta peningkatan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengembangan sosial emosional anak.
Copyrights © 2024