Fenomena melemahnya karakter generasi muda akibat arus globalisasi dan pengaruh digital menuntut sekolah dasar Islam untuk menghadirkan strategi pendidikan karakter Islami yang relevan, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh dalam era teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi strategi pendidikan karakter Islami di beberapa sekolah dasar Islam se-Bandar Lampung, serta mengidentifikasi tantangan dan bentuk sinergi yang dibangun antara sekolah, guru, dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan di lima sekolah: SDIT Insan Kamil, SD Islam Al-Azhar 50, SD Islam Az Zahra, SDIT Permata Bunda III, dan SDIT Pelita Khairunnas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi dilakukan melalui pembiasaan ibadah harian, integrasi nilai Islami dalam pembelajaran, serta pembentukan budaya sekolah yang religius. Guru berperan sebagai teladan, orang tua berperan sebagai mitra, sementara teknologi mulai dimanfaatkan sebagai media edukatif meskipun belum merata. Tantangan utama adalah kurangnya komunikasi intensif dan keterbatasan digitalisasi di beberapa sekolah. Oleh karena itu, sinergi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga serta penguatan kapasitas teknologi menjadi kunci keberhasilan strategi karakter Islami bagi generasi digital ini.
Copyrights © 2024