Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif, data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,64 menunjukkan bahwa 64% variasi dalam kinerja dan kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh motivasi kerja, sementara 36% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini sejalan dengan teori Robbins & Judge dan teori dua faktor Herzberg, yang menekankan pentingnya faktor intrinsik dan ekstrinsik dalam meningkatkan motivasi. Selain itu, hasil wawancara dengan manajemen menunjukkan bahwa perusahaan telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan motivasi, meskipun masih ada kekurangan dalam aspek kejelasan jenjang karier. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran motivasi kerja dalam membentuk budaya kerja yang produktif, harmonis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025