Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana alam. Kecamatan Bumiaji di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi salah satu wilayah yang rawan terhadap bencana bencana alam karena kondisi geografisnya yang berada di lereng pegunungan dengan curah hujan yang tinggi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran dan kolaborasi antar-aktor dalam model tetrahelix pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan media dalam upaya mitigasi bencana bencana alam di Kecamatan Bumiaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih secara purposive, serta analisis dokumen baik formal maupun informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh unsur tetrahelix telah menunjukkan keterlibatan dalam kegiatan mitigasi bencana, namun pelaksanaannya masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara optimal. Pemerintah masih menjadi aktor dominan, sementara peran komunitas dan media belum sepenuhnya dimaksimalkan. Akademisi dan sektor swasta mulai berkontribusi melalui penelitian dan program tanggung jawab sosial (CSR), namun kolaborasi lintas sektor belum berjalan secara berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pelibatan aktif seluruh aktor dalam mewujudkan sistem mitigasi bencana yang adaptif dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Copyrights © 2025