Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu mikrobiologi dari sediaan celup buah okra (Abelmoschus esculentus Fructus) dan rimpang jahe emprit (Zingiber var. amarum Rhizoma) berdasarkan parameter uji organoleptis, angka lempeng total (ALT), dan angka kapang khamir sesuai dengan ketentuan SNI 01-3753-2014. Buah okra dan jahe dikenal memiliki potensi sebagai tanaman antidiabetes sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku sediaan herbal praktis. Sediaan celup dibuat dengan mengeringkan dan menghaluskan kedua bahan, kemudian dikemas dalam kantong celup @2 gram. Uji organoleptis menunjukkan warna kuning kecoklatan, aroma khas jahe, dan rasa hangat khas jahe. Uji mikrobiologi menunjukkan hasil angka lempeng total sebesar 213 koloni/gram dan angka kapang khamir sebesar 256 koloni/gram. Hasil ini menunjukkan bahwa sediaan celup buah okra dan jahe emprit memenuhi persyaratan mutu mikrobiologi sesuai standar nasional. Dengan demikian, produk ini dinilai aman dari segi cemaran mikroba dan berpotensi digunakan sebagai minuman herbal celup untuk menunjang kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes atau individu yang ingin menjaga kadar glukosa darah. Penelitian ini mendukung pemanfaatan kombinasi buah okra dan jahe dalam bentuk sediaan celup yang praktis, higienis, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Copyrights © 2025