Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika implementasi Kurikulum Merdeka dengan fokus pada relasi antara kebebasan belajar dan tantangan pendidikan di MA Mukhtar Syafaat Blokagung, Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan analisis audio. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, metode, dan pengamat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan belajar memberi dampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan siswa, khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek dan kontekstual. Namun, implementasinya dihadapkan pada tantangan berupa pemahaman guru yang beragam, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan minimnya dukungan sistemik. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris terkait kondisi riil penerapan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan, serta menawarkan masukan bagi pembuat kebijakan dan pelaksana pendidikan untuk menciptakan sistem pendukung yang lebih efektif dan adaptif.
Copyrights © 2025