Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kinerja guru dalam meratakan kualitas pembelajaran antara desa dan kota, dengan fokus pada inovasi pengajaran, adaptasi teknologi, dan pendekatan pedagogis di pedesaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SD 206/II Sungai Buluh, Muara Bungo, Jambi, Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis audio. Sementara analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, metode dan pengamat. Hasil penelitian yang dilakukan di SD 206/II Sungai Buluh, Muara Bungo mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam akses terhadap fasilitas pendidikan, kualitas dan ketersediaan guru, serta strategi yang diterapkan oleh guru untuk mengatasi kesenjangan pembelajaran antara desa dan kota. Di sekolah ini guru menunjukkan inovasi dalam pengajaran dengan memanfaatkan teknologi secara kreatif, serta menerapkan pendekatan pedagogis yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas pendidikan di daerah-daerah yang kurang terlayani.
Copyrights © 2025