Penanaman nilai-nilai sejarah dan budaya sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan jati diri anak. Penelitian mini ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana sejarah dan budaya Melayu dapat berkontribusi dalam membangun identitas anak sejak usia dini, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi sederhana pada lingkungan pendidikan di wilayah Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan unsur budaya seperti bahasa, adat istiadat, kesenian, dan cerita rakyat Melayu dapat memperkuat rasa percaya diri, rasa memiliki, dan kebanggaan terhadap identitas lokal pada anak. Selain itu, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat juga sangat penting dalam proses internalisasi nilai-nilai budaya tersebut. Kesimpulannya, integrasi sejarah dan budaya Melayu dalam pendidikan anak usia dini merupakan langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai lokal.
Copyrights © 2025