Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis degradasi sakralitas hadis di era digital dengan mengidentifikasi bentuk-bentuknya, menganalisis penyebabnya, mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman keagamaan masyarakat, serta merumuskan rekomendasi strategis untuk menjaga integritas hadis di ruang digital. Objek penelitian mencakup konten-konten digital bertema hadis yang tersebar di media social Instagram. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk pengecekan data. Hasil dari penelitian ini adalah degradasi sakralitas hadis di media social mengakibatkan adanya Influencer Digital Menggeser Ulama Tradisional, Konteks dan Sanad Hadis Terpinggirkan oleh Format Digital dan Penyebaran Hadis Palsu dan Lemah Meningkat Melalui Media Sosial. Dampak tersebut terjadi karena adanya akun-akun duplikat yang menjadikan hadist-hadist disdebarkan tanpa adanya sumber yang kongkrit.
Copyrights © 2025