Indonesia merupakan salah satu negara berkembang, dimana negara Indonesia menganut sistem perekonomian terbuka. Dalam sistem perekonomian terbuka, hubungan satu negara dengan negara lain, baik bilateral maupun multilateral akan menciptakan kegiatan-kegiatan yang bersifat transaksional. Hubungan transaksional ini memerlukan alat pembayaran berupa devisa yang diambil dari cadangan devisa. Cadangan devisa didefinisikan sebagai sejumlah mata uang asing yang dicadangkan bank sentral (Bank Indonesia) untuk keperluan pembiayaan pembangunan dan kewajiban luar negeri seperti pembiayaan impor dan pembiayaan lainnya kepada pihak asing. Salah satu indikator moneter yang sangat penting yang menunjukkan kuat lemahnya fundamental perekonomian suatu negara yaitu cadangan devisa. Penelitian ini mengkaji hubungan antara ekspor dan impor dengan cadangan devisa Indonesia. Hasil temuan menunjukkan bahwa ekspor memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap cadangan devisa, dan impor juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap cadangan devisa.
Copyrights © 2025