Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi perubahan lingkungan di MA Ma’arif NU 5 Sekampung. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan Discovery Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan 5M, masing-masing berjumlah 26 peserta didik. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian mengacu pada indikator berpikir kritis Ennis. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi (84,90) dibandingkan kelas kontrol (76,28). Uji t-test menunjukkan perbedaan signifikan antar kedua kelompok (sig. 0,000 < 0,05), dan analisis N-Gainmenunjukkan peningkatan keterampilan kritis kelas eksperimen dalam kategori sedang (0,56), sementara kelas kontrol dalam kategori rendah (0,29). Temuan ini mengindikasikan bahwa model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui tahapan pembelajaran aktif dan konstruktif.
Copyrights © 2025