Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar di Kecamatan Pulubala. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep PBL cukup baik secara teoretis, namun penerapannya masih terbatas pada aspek praktikal. Guru mengalami kendala dalam merancang skenario masalah yang menantang dan relevan. Di sisi lain, kelas yang menerapkan prinsip PBL secara konsisten menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, baik dari segi kognitif, afektif, maupun sosial. Namun, tantangan besar tetap ada, antara lain keterbatasan sumber daya, kesiapan guru dan siswa, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan profesional. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan PBL sangat bergantung pada dukungan sistemik dan kesiapan individu pelaku pendidikan. Dibutuhkan intervensi yang lebih holistik untuk memperkuat kapasitas guru dan membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung penerapan PBL secara optimal di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025