Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) HELUMA dalam mengembangkan usaha di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu sumber daya manusia (SDM), inovasi, dan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes HELUMA belum berjalan secara optimal. Dari aspek SDM, ditemukan bahwa pengelola masih memiliki kompetensi yang rendah, minim pelatihan, serta kurang memahami strategi dan administrasi usaha. Dari aspek inovasi, pengelola dinilai kurang kreatif dalam menggali potensi lokal dan belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Sementara itu, dari aspek anggaran, keterbatasan dana menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha. Secara keseluruhan, keterbatasan SDM, kurangnya inovasi, dan minimnya anggaran menjadi faktor utama penghambat pengembangan usaha BUMDes HELUMA di Desa Bulontala Timur.
Copyrights © 2025