Fenomena stagnasi inovasi dalam birokrasi publik masih menjadi tantangan utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif, efisien, dan akuntabel. Meskipun berbagai regulasi telah mendosrong reformasi birokrasi, implementasi budaya organisasi inovatif sering kali terhambat oleh resistensi terhadap perubahan, birokrasi yang kaku, dan lemahnya peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam menginisiasi transformasi nilai dan perilaku kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran strategis manajemen SDM sebagai enabler dalam pengembangan budaya organisasi inovatif di sektor publik. Metode yang digunakan adalah narrative review, dengan menelaah dan mensintesis berbagai hasil penelitian nasional dan internasional yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya inovatif di sektor publik hanya dapat berkembang apabila didukung oleh sistem manajemen SDM yang adaptif, partisipatif, dan berbasis kompetensi. Fungsi-fungsi strategis seperti rekrutmen berbasis nilai inovasi, pelatihan berkelanjutan, reward system, serta kepemimpinan transformasional menjadi determinan penting dalam memperkuat ekosistem inovasi birokrasi. Oleh karena itu, penguatan peran manajemen SDM menjadi prasyarat utama dalam membentuk organisasi sektor publik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
Copyrights © 2025