Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam meningkatkan literasi sains siswa di sekolah dasar. Penelitian dilakukan di dua sekolah dasar negeri di Abepura, Jayapura Papua, yaitu SDN I dan SDN II Abepura. Kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis STEM di SDN I Abepura menunjukkan hasil yang signifikan lebih baik dalam meningkatkan literasi sains dibandingkan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran IPA konvensional di SDN II Abepura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata skor post-test sebesar 23,2 poin, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 11,2 poin. Uji statistik dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua kelompok signifikan pada post-test (p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sains dasar, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang penting bagi literasi sains. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pendekatan STEM dapat diterapkan lebih luas di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
Copyrights © 2024