Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The Effectiveness of Science Learning Based on Coding Curriculum for Elementary School Students at SDN INPRESS Kampung Tiba-Tiba" Sri Indriani; Golden Ringgo SC. Ayomi; Alim Mutaqin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kurikulum pembelajaran IPA berbasis coding pada siswa sekolah dasar di SDN INPRESS Kampung Tiba-Tiba. Pembelajaran berbasis coding dianggap dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA serta mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah desain campuran (mixed-methods) dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan hasil belajar siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru serta siswa untuk menggali pengalaman mereka selama mengikuti pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata peningkatan skor post-test sebesar 18,7%. Selain itu, observasi kelas menunjukkan keterlibatan siswa yang tinggi serta kemampuan mereka untuk menerapkan konsep-konsep IPA melalui proyek coding. Temuan ini mendukung gagasan bahwa integrasi coding dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.
Peran Augmented Reality dalam Meningkatan Pemahaman Konsep Geografi Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Studi Eksperimen Multisitus Alim Mutaqin; Rian Efendi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.1334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan desain eksperimen multisitus, penelitian ini melibatkan dua kelompok pembelajaran, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan AR dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data kuantitatif diperoleh melalui pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan setelah perlakuan, sementara data kualitatif diperoleh melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan AR mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep geografi, dengan rata-rata peningkatan skor post-test sebesar 28,8 poin, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mengalami peningkatan sebesar 11,3 poin. Selain itu, penggunaan AR juga terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Meskipun terdapat tantangan terkait infrastruktur teknologi, hasil penelitian ini menyarankan agar AR diintegrasikan dalam pembelajaran geografi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Mengeksplorasi Efektivitas Pendidikan STEM dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Golden Ringgo SC. Ayomi; Mamberuman Marthen Inggamer; Alim Mutaqin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.1452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam meningkatkan literasi sains siswa di sekolah dasar. Penelitian dilakukan di dua sekolah dasar negeri di Abepura, Jayapura Papua, yaitu SDN I dan SDN II Abepura. Kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis STEM di SDN I Abepura menunjukkan hasil yang signifikan lebih baik dalam meningkatkan literasi sains dibandingkan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran IPA konvensional di SDN II Abepura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata skor post-test sebesar 23,2 poin, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 11,2 poin. Uji statistik dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa perbedaan antara kedua kelompok signifikan pada post-test (p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sains dasar, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang penting bagi literasi sains. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pendekatan STEM dapat diterapkan lebih luas di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
Implementasi Pembelajaran IPS Berbasis Game Edukasi Digital di Sekolah Dasar Negeri 2 Abepura Alim Mutaqin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis game edukasi digital di Sekolah Dasar Negeri 2 Abepura. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPS, terutama dalam aspek perhatian, partisipasi, kerja sama kelompok, dan pemahaman konsep. Guru juga merasakan dampak positif berupa meningkatnya antusiasme siswa dan efektivitas penyampaian materi. Namun, tantangan teknis seperti keterbatasan perangkat dan akses internet masih menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi, khususnya game edukasi digital, dapat menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar, sekaligus mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kata kunci: Game Edukasi Digital, Pembelajaran IPS, Sekolah Dasar
Membangun Ekosistem Sekolah Kolaboratif di Daerah Terpencil: Kepemimpinan, Kinerja Guru, dan Akuntabilitas Pendidikan Abdul Karim; Mamberuman Marthen Inggamer; Golden Ringgo SC Ayomi; Alim Mutaqin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru, dan praktik akuntabilitas pendidikan berkontribusi terhadap pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di salah satu sekolah dasar negeri di wilayah terpencil Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran sentral dalam membangun budaya kolaboratif melalui gaya kepemimpinan partisipatif dan adaptif. Guru menunjukkan dedikasi tinggi melalui pembelajaran reflektif dan inisiatif kolektif seperti kelompok belajar internal. Di sisi lain, praktik akuntabilitas berbasis komunitas terbangun secara informal namun fungsional melalui forum komite sekolah dan musyawarah warga. Ketiga elemen ini saling memperkuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang resilien dan relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil bergantung pada kemampuan aktor lokal dalam memobilisasi sumber daya sosial, membangun kepercayaan, dan mengadaptasi strategi kepemimpinan serta pedagogi secara kontekstual.
INTEGRATING LOCAL CULTURAL PRACTICES INTO SOCIAL STUDIES LEARNING: AN ETHNOGRAPHIC STUDY OF KANKAIN KARKARA AND CULTURAL AWARENESS AMONG ELEMENTARY STUDENTS IN PAPUA Yan Dirk Wabiser; Alim Mutaqin; Mamberuman Inggamer; Marthen; Fitriani
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6749

Abstract

This study examines the role of Kankain Karkara in fostering cultural awareness and enhancing the quality of Social Studies (IPS) education for fifth-grade students at SDN II Abepura. Additionally, it explores the methods of integrating Kankain Karkara into the curriculum and identifies both supporting and inhibiting factors. Employing a qualitative approach with an ethnographic design, the study involved participants including the Social Studies teacher, fifth-grade students, the school principal, and local customary leaders. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model of data reduction, display, and conclusion drawing. Triangulation and member checking were applied to ensure data trustworthiness. The findings reveal that Kankain Karkara is utilized as both a thematic discussion and a deliberative learning model, enriching Social Studies lessons with character-building values. This integration not only strengthens students' knowledge and pride in local culture but also fosters respect for customary norms, increasing motivation and participation in Social Studies. Key factors supporting its implementation include teacher commitment, cultural alignment of students, and support from customary leaders. However, challenges such as limited instructional time, lack of written guidelines, and diverse student backgrounds hinder its full potential.
Akselerasi Keterampilan (Psikomotor) Calon Guru Sekolah Dasar: Pemanfaatan Simulasi Kasus Nyata Berbasis Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) Daud Kaigere; Alim Mutaqin; Abdul Karim; Martijn van Driel; Okky Riswandha Imawan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2194

Abstract

Kesenjangan terbesar dalam mencetak calon pendidik di perguruan tinggi adalah tingginya asupan teoretis yang tidak diimbangi dengan simulasi penanganan kasus nyata di ruang kelas. Bagi calon guru, kurangnya pengalaman praktis sering kali memicu kegagalan dalam menyederhanakan materi yang kompleks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintervensi kelemahan tersebut melalui penerapan Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang dilengkapi dengan metode simulasi. Kegiatan ini melibatkan 61 mahasiswa program studi PGSD Universitas Cenderawasih. Evaluasi program menerapkan metode campuran (mixed-method). Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif (pre-test/post-test), sementara evaluasi kualitatif dieksekusi secara murni menggunakan instrumen analitik Computer-Assisted Qualitative Data Analysis (LONTAR). Hasil evaluasi kognitif menunjukkan peningkatan konsisten, di mana Mean bergerak dari 3,87 (SD=1,02) menjadi 4,57 (SD=0,50), diiringi skor kepuasan 4,90 dari 5,00. Melalui penelusuran jejak audit (evidence trail) pada tema keterampilan psikomotorik, terindikasi secara kuat bahwa penggunaan klip visual dan simulasi kasus nyata dalam pelatihan BPKP berhasil membongkar kompleksitas pedagogik menjadi struktur yang mudah dipahami. Calon guru berhasil mengakuisisi keterampilan teknis mengajar (how-to-teach), sebuah kompetensi praktis yang sangat esensial untuk mengkompensasi kurangnya jam terbang pendidik pemula di sekolah dasar wilayah pedalaman.
Penerapan Project-Based Learning IPA dengan Dukungan Papan Interaktif Digital untuk Meningkatkan Kreativitas dan Pembelajaran Mendalam Siswa SDN II Abepura Kota Jayapura Papua Golden Ringgo SC. Ayomi; Mamberuman Marthen Inggame; Daud Kaigere; Lidwina C. Maniboey; Alim Mutaqin; Jeklin novrianti aurellia Yansip; Waode Anisa; Golden Meriska Ayomi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yqsb0p45

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pembelajaran mendalam siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dengan dukungan papan interaktif digital di SDN II Abepura Kota Jayapura, Papua. Latar belakang kegiatan ini adalah kondisi pembelajaran IPA yang masih didominasi metode ceramah dan hafalan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran yang dimiliki sekolah. Metode pelaksanaan PKM meliputi analisis kebutuhan, pelatihan guru tentang PjBL dan penggunaan papan interaktif digital, penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, pendampingan, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan angket sederhana yang memotret keterlibatan, kreativitas, dan kecenderungan pembelajaran mendalam siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan kerja kelompok, munculnya produk-produk proyek IPA yang lebih kreatif, serta kemampuan siswa yang lebih baik dalam mengaitkan konsep IPA dengan fenomena lingkungan sekitar. Guru juga menunjukkan peningkatan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran inovatif berbasis proyek dan teknologi interaktif. Secara keseluruhan, penerapan PjBL berbantuan papan interaktif digital terbukti mampu menjadi alternatif strategi pembelajaran IPA yang efektif dan relevan untuk konteks sekolah dasar di Papua serta berpotensi direplikasi pada satuan pendidikan lain dengan karakteristik serupa.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Interaktif melalui Pemanfaatan Nearpod: Sebuah Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Rispah Purba; Alim Mutaqin; Tiffany Shahnaz Rusli; Daud Kaigere; Firda Wati; Sara Cesilia
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3161

Abstract

This community engagement program aimed to improve teachers competence in designing and implementing interactive digital learning through the use of Nearpod, while also providing basic knowledge for the surrounding community on managing small businesses with digital approaches. The implementation method was carried out in several stages, including needs analysis, training sessions, development of interactive modules, classroom implementation, and reflective evaluation. The results revealed a significant improvement in teachers knowledge and skills, as indicated by the increase in pre-test and post-test scores and the successful creation of five interactive learning modules that were directly applied in classrooms. Students demonstrated greater enthusiasm and participation during the learning process, while the community gained useful insights to support their economic activities. The conclusion drawn from this program is that the use of Neaarpod can effectively enhance the quality of learning, foster students motivation, and strengthen teachers roles as creative facilitators in the classroom, while also contributing positively to the surrounding community.